RSUD Mardi Waluyo Data Dokter Spesialis Jelang Pensiun, Hitung Kebutuhan Dokter

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar tengah memetakan kebutuhan tenaga dokter spesialis menyusul rencana pensiun sejumlah dokter pada akhir tahun ini. Langkah tersebut dilakukan agar layanan kesehatan tetap berjalan optimal dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Plt. Direktur RSUD Mardi Waluyo, Bernard Theodore Ratuangi, mengatakan pengembangan sumber daya manusia di rumah sakit harus dilakukan secara terukur. Saat ini, jumlah dokter spesialis di RSUD Mardi Waluyo berkisar 50 orang.

“Dilihat dari pengembangan, kami masih membutuhkan dokter spesialis, apalagi ada beberapa yang akan pensiun di akhir tahun,” ujarnya.

Bernard mengungkapkan, salah satu kebutuhan mendesak yang saat ini menjadi perhatian adalah dokter spesialis jantung. Kebutuhan tersebut didasarkan pada tren pelayanan kesehatan dan kebutuhan pasien yang terus meningkat.

“Yang jelas, saat ini kami membutuhkan dokter jantung. Tapi kami juga melihat apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakay,” jelasnya, Senin (15/12/2025).

Menurut Bernard, penambahan dokter spesialis tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Pihak rumah sakit masih melakukan penghitungan dan pemetaan agar penambahan tenaga medis tetap efektif dan tidak berlebihan.

“Kami sedang mengkalkulasi. Kami tidak ingin menambah dokter, tetapi justru tidak efektif dalam pelayanan,” katanya.

Selain memetakan kebutuhan layanan, RSUD Mardi Waluyo juga menjajaki kesiapan dokter spesialis yang akan memasuki masa pensiun.

Baca Juga :  Inovasi Lokal Jadi Potensi Unggulan, DPMPTSP Kota Blitar Siap Dukung hingga Legal dan Tembus Pasar