SOIna Kebumen Genjot Kapasitas Pengurus Klub, Siapkan Atlet Bertalenta Khusus Menuju PESONA 2027 Bandung

Insani Media

Kebumen, insanimedia.id – Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Kebumen bergerak cepat. SOIna Kebumen menyadari perlunya pendampingan yang lebih profesional bagi atlet bertalenta khusus.

SOIna Kebumen menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Pengurus Klub sekaligus Pembagian Hadiah Pesokab 2025, Rabu (26/11/2025). Acara dipusatkan di SLB Putra Pertiwi, Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis setelah Pekan Special Olympics Daerah (Pesoda) tingkat Provinsi ditunda hingga 2026. SOIna Kebumen memanfaatkan momentum untuk memperkuat sumber daya manusia sebelum menghadapi Pekan Special Olympics Nasional (Pesona) 2027 di Bandung.

Penguatan SDM Jadi Prioritas

Sambutan Ketua Umum SOIna Kebumen, Ristawati Purwaningsih yang diwakili Edi Purnama, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas merupakan kebutuhan mendesak.

“Karena Pesoda belum dapat digelar tahun ini, fokus kami adalah memperkuat pengurus klub. Ini penting agar pendampingan atlet berjalan lebih profesional. Kami juga sekaligus menyerahkan hadiah Pesokab sebagai bentuk apresiasi,” ujar Edi.

Tuan rumah kegiatan, Muhammad Agus Ardani, menyambut tujuh klub SOIna yang hadir dan menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk masa depan atlet.

“Peningkatan kapasitas seperti ini bukan sekadar formalitas. Ini investasi pengetahuan, motivasi, dan kualitas pendampingan yang akan berdampak langsung pada prestasi anak-anak kita,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, SOIna Kebumen mendatangkan tiga narasumber dengan fokus materi berbeda, mulai dari arah gerak organisasi hingga pengembangan potensi diri. Tidak hanya itu, SOIna juga akan memberikan pendampingan psikologis pada atlet.

Edi Purnama yang menjadi pemateri menyoroti perjalanan panjang SOIna Kebumen yang sejak awal tumbuh dari kepedulian terhadap anak bertalenta khusus.

Ia mengingatkan bahwa Kebumen pernah menjadi satu-satunya daerah yang aktif mendorong program Special Olympics tingkat kabupaten di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Gugur saat Tugas, Pemkab Kebumen Lepas Jenazah Mochamad Faik Anggota Satpol PP dengan Upacara Kedinasan

“Tantangan anggaran ini nyata. Namun komitmen kita tidak boleh luntur. Kita harus mulai mempersiapkan Pesona 2027 dengan serius dan menargetkan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.

Kemudian  narasumber kedua, Indra Hari Purnama lebih menekankan pada Hypnotherapy dan Penguatan Karakter. Materi ini menjadi pusat perhatian peserta.

Indra menjelaskan bagaimana sugesti dan pengelolaan pikiran bawah sadar dapat membantu anak bertalenta khusus lebih percaya diri, fokus, dan berprestasi.

Indra menekankan bahwa pengurus klub perlu memahami teknik penguatan mental, seperti: berpikir dan berucap positif, membangun rutinitas yang konsisten, memberi sugesti yang tepat dan beretika, serta menghindari komunikasi negatif.

“Karakter dibentuk melalui pesan yang berulang. Jika kita menanamkan afirmasi positif, anak-anak dapat tumbuh dengan kepercayaan diri yang kuat,” jelasnya.

Kemudian pameteri ketiga atau penutup, Bayhaqi lebih mengedepankan sinergi guru dan orang tua yang menjadi kunci prestasi. Bayhaqi menegaskan bahwa pendampingan atlet bertalenta khusus tidak hanya bergantung pada sekolah atau organisasi, tetapi membutuhkan sinergi erat antara guru dan orang tua.

“Guru membutuhkan skill khusus, orang tua membutuhkan pemahaman dan motivasi. Ketika keduanya paham, proses pendidikan dan pendampingan akan berjalan jauh lebih efektif,” katanya.

Bayhaqi mengharapkan adanya standar nasional pendampingan atlet. Ditundanya Pesoda dan semakin dekatnya Pesona 2027, kegiatan ini dipandang sebagai langkah taktis untuk memperkuat kualitas organisasi dan pelatih di tingkat daerah.

SOIna Kebumen berharap seluruh pengurus klub mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, mendukung, dan berwawasan global bagi atlet bertalenta khusus.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah Pesokab 2025 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi para atlet.(Joe/Rid)