Purworejo, insanimedia.id — Banyak cara dipilih warga untuk merayakan malam pergantian tahun. Ada yang menggelar pesta ada juga yang sekadar kumpul bersama keluarga.
Namun ada kegiatan yang menginspirasi dilakukan oleh pejabat di Kabupaten Purworejo. Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo memilih malam pergantian tahun dengan menggelar refleksi bagi banyak pihak. Refleksi termasuk di tengah dinamika politik lokal.
Tunaryo dikenal sebagai sosok pemimpin yang tetap membumi, menjaga keseimbangan antara kewenangan lembaga dan suara masyarakat.
Karier politik Tunaryo ditempa melalui proses panjang, dari organisasi masyarakat hingga dipercaya memimpin DPRD.
Pengalaman itu membentuk gaya kepemimpinan yang tenang, komunikatif, dan tegas—karakter yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas politik daerah, terutama menjelang tahun baru yang sarat harapan.
Di momen pergantian tahun, Tunaryo justru semakin aktif turun ke masyarakat. Ia hadir dalam kegiatan sosial, dialog warga, dan program kepemudaan. Baginya, menutup tahun bukan sekadar evaluasi angka dan laporan, tetapi memastikan aspirasi warga benar-benar terdengar. “Kebijakan yang baik lahir dari mendengar langsung rakyat,” menjadi prinsip yang terus ia pegang.
Di internal DPRD, Tunaryo menekankan integritas dan kedisiplinan. Tahun baru, menurutnya, harus dimulai dengan komitmen baru terhadap amanah jabatan. Sikap sederhana dan konsisten ini membuatnya dihormati, sekaligus memberi contoh kepemimpinan yang elegan tanpa harus berlebihan.
Tunaryo juga dikenal tidak menjadikan jabatan sebagai simbol kekuasaan. Ia lebih memilih kerja nyata dan kehadiran langsung di lapangan. Pendekatan ini membuat sosoknya dipandang sebagai Ketua DPRD yang “keren”—bukan karena pencitraan, tetapi karena keberpihakan pada kepentingan publik.
Menutup tahun dan menyongsong yang baru, Tunaryo membawa pesan sederhana: politik harus tetap manusiawi, mendengar, dan memberi dampak nyata. Bagi Purworejo, ia bukan sekadar Ketua DPRD, melainkan figur pemimpin yang relevan di setiap zaman—tenang, berintegritas, dan dekat dengan rakyat.






