Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Business Matching antara supplier (penjual) dan buyer, (pembeli) di Ruang Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar, Sabtu (08/11/2025).
Business Matching ini dalam rangka menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), meningkatkan pengembangan ekonomi lokal, serta menjaga stabilisasi pasokan pangan di Kabupaten Blitar,
Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti, menjelaskan bahwa kegiatan ini mempertemukan para supplier dengan SPPG atau calon pembeli, sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program MBG.
Kegiatan ini memberikan peluang bagi masyarakat Kabupaten Blitar yang menjadi penyedia bahan baku masak. Dengan pertemuan ini, diharapkan ada kepastian antara SPPG dan produsen, sehingga produk yang diproduksi pasti ada yang membeli.
“Harapannya, ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan menggeliatkan perekonomian lokal,” ujar Khusna.
Lebih lanjut, Khusna menambahkan, pemerintah juga berperan dalam membina produsen lokal, termasuk terkait kualitas produk, seperti buah-buahan, agar sesuai kebutuhan dan memiliki kualitas terbaik.
“Tugas pemerintah adalah memastikan makanan bergizi sampai kepada anak-anak, dan hal itu diawali dari penyediaan bahan baku yang sehat,” jelasnya.
Kegiatan Business Matching ini menghadirkan 32 SPPG, koperasi, Bumdes, penyuluh, Gapoktan, serta pelaku usaha yang bergerak di bidang penyediaan bahan baku untuk MBG.
Salah satu peserta, Koperasi Kelud Jaya Sentosa, yang diwakili Lita Aprilia, mengatakan pihaknya siap menyuplai sembako, sayuran, ikan, dan roti dengan harga termurah untuk dapur MBG.
“Koperasi kami bergerak di bidang sembako dan siap menyuplai seluruh dapur MBG di kota maupun kabupaten. Produk yang disuplai meliputi sembako, bumbu, beras, sayuran, ikan (fillet/segar), dan roti. Kami menjaga kualitas dengan harga termurah karena branding kami ‘grosir’, harga harus di bawah pasaran lain. Kami mendukung program MBG karena bertujuan menyejahterakan ekonomi petani dan mengangkat ekonomi warga,” ujar Lita.
Koperasi Kelud Jaya Sentosa memperoleh pasokan dari 22 unit yang tersebar di setiap kecamatan, sehingga dapat mencakup seluruh Kabupaten Blitar. Dengan sinergi antara produsen, koperasi, dan SPPG, diharapkan program MBG tidak hanya berhasil menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (Riz)







