Blitar, insanimedia.id – Upaya menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di wilayah Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Pembangunan perlintasan sebidang di Pos 183 Talok dan Pos 158 Bajang yang dikerjakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi telah rampung secara fisik dan siap digunakan.
Saat ini, perlintasan tersebut tinggal menunggu tahapan uji coba operasional yang dijadwalkan pertengahan Maret 2026, sekaligus pelengkapan kebutuhan personel penjaga.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, mengatakan total kebutuhan petugas untuk dua titik perlintasan tersebut sebanyak delapan orang. Empat orang sebelumnya sudah tersedia, dan saat ini empat orang tambahan telah lolos seleksi untuk melengkapi kebutuhan tersebut.
“Yang empat sudah ada, sekarang tinggal empat lagi untuk memenuhi kebutuhan delapan personel. Hari ini kita magangkan dulu di pos-pos kanan kirinya untuk belajar. Tanggal 4 sampai 6 Maret mereka mengikuti diklat di Madiun. Setelah itu, tanggal 16 Maret mulai uji coba di Pos 183 Talok dan Pos 158 Bajang,” jelasnya.
Ia menegaskan, meski infrastruktur telah selesai dibangun, perlintasan tersebut belum beroperasi secara resmi. Uji coba akan dimulai pada 16 Maret, bertepatan menjelang Lebaran, saat mobilitas kendaraan diperkirakan meningkat.
Dengan kesiapan infrastruktur dan pemenuhan personel jaga, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap pengoperasian perlintasan sebidang di Talok dan Bajang mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menekan risiko kecelakaan di titik perlintasan kereta api.







