Angin Kencang dan Hujan Deras Terjang Blitar, Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id — Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Kondisi tersebut memicu berbagai kejadian pohon tumbang dan kerusakan rumah warga di beberapa kecamatan, antara lain Srengat, Nglegok, Udanawu, dan Ponggok.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menjelaskan bahwa fenomena hidrometeorologi tersebut terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang disertai hembusan angin kuat sehingga menimbulkan dampak di beberapa lokasi.

“Akibat hujan deras disertai angin kencang, terjadi beberapa kejadian pohon tumbang di sejumlah wilayah. Selain menutup akses jalan, ada juga yang menimpa rumah warga dan menyebabkan kerusakan ringan,” ujar Wahyudi.

Di Kelurahan Togokan, Kecamatan Srengat, delapan rumah warga di Dusun Bening mengalami kerusakan ringan setelah diterjang angin kencang. Kerusakan dilaporkan terjadi pada bagian atap, terutama asbes dan genting rumah warga.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Nglegok. Pohon tumbang dilaporkan terjadi di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Raya Jiwut yang sempat menghambat arus lalu lintas karena menutup badan jalan dan mengenai kabel listrik. Selain itu, pohon tumbang juga menimpa beberapa rumah warga di Desa Kemloko dan menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan.

Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Sofiah (53) mengalami luka ringan pada bagian kepala dan kaki setelah tertimpa material saat pohon tumbang mengenai teras rumahnya di Dusun Kuwut, Desa Kemloko. Korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung sempat panik sebelum akhirnya mendapatkan penanganan awal dari petugas.

Sementara itu, di Kecamatan Udanawu, angin kencang merusak bagian atap dapur milik salah satu warga di Desa Ringinanom.

Sedangkan di Kecamatan Ponggok, pohon tumbang dilaporkan menimpa beberapa rumah warga di Desa Karangbendo serta sempat menutup sejumlah akses jalan desa. Selain itu, sebuah pohon randu juga roboh dan menimpa Mushola Darusalam di Desa Sidorejo hingga mengakibatkan kerusakan pada bangunan mushola.

Baca Juga :  Komite Ekraf Blitar Siapkan Creative Hub bagi Kreator Lokal

Menanggapi kejadian tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Blitar segera dikerahkan ke berbagai lokasi terdampak untuk melakukan penanganan serta pendataan kerusakan bersama unsur terkait.

“Tim URC BPBD bersama unsur terkait telah melakukan assessment, pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang di sejumlah lokasi,” jelas Wahyudi.

Upaya penanganan lanjutan kembali dilakukan pada Kamis (5/3/2026) sejak pukul 06.00 WIB guna memastikan seluruh material pohon yang tumbang telah dibersihkan dan situasi di lokasi kembali aman. BPBD Kabupaten Blitar juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang.