Pemuda di Purworejo Raup Untung dari Bisnis Ternak Kurban

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Seorang pemuda bernama Mahrus mengembangkan usaha peternakan yang menghasilkan keuntungan menjanjikan dengan fokus pada layanan hewan kurban dan aqiqah di Purworejo. Ia menjalankan bisnis tersebut secara konsisten hingga mampu memperoleh pemasukan harian serta lonjakan pendapatan saat mendekati Idul Adha.

Mahrus melayani permintaan aqiqah setiap hari dari berbagai pelanggan. Ketika musim kurban tiba, ia meningkatkan penjualan karena permintaan hewan melonjak tajam. Ia juga menyediakan jasa penitipan hewan kurban sehingga menarik lebih banyak konsumen.

Menjelang Idul Adha yang masih sekitar satu bulan lagi, pesanan уже mulai berdatangan melalui telepon maupun kunjungan langsung. Kondisi ini menunjukkan bahwa usaha peternakan yang dikelola dengan serius dapat memberikan hasil yang besar.

Mahrus menjalankan usahanya di peternakan kambing milik Bapak Haji Suroto yang berada di Desa Winong, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo. Tempat tersebut menyediakan berbagai hewan ternak seperti kambing dan sapi untuk kebutuhan aqiqah dan kurban.

Pengelola peternakan meningkatkan ketersediaan stok kambing dan sapi menjelang Idul Adha serta melakukan penggemukan untuk menjaga kualitas hewan tetap baik saat dijual. Mereka juga mempermudah proses pemesanan melalui layanan online, telepon, dan pengiriman langsung ke lokasi pembeli.

Pihak peternakan menjelaskan bahwa harga kambing yang murah hanya berlaku untuk jenis biasa, sedangkan kambing dengan kualitas kurban tetap memiliki harga lebih tinggi. Untuk sapi, sebagian besar sudah dipesan sejak jauh hari, bahkan oleh pembeli dari luar kota yang menitipkan hewan hingga hari penyembelihan.

Kisah Mahrus menunjukkan bahwa sektor peternakan masih memiliki peluang besar untuk menghasilkan pendapatan. Ia membuktikan bahwa strategi yang tepat, pelayanan maksimal, dan kesiapan stok dapat menjadikan usaha ini sumber penghasilan yang stabil sekaligus menginspirasi banyak orang.

Baca Juga :  Baru Januari Kemarin Ditutup, Penambang Pasir Ngaku 6 Bulan Nganggur