Pacu Produktivitas Musim Giling 2026, PG Ngadiredjo Sukses Giling 6 Juta Kuintal Tebu

Insani Media

KEDIRI, insanimedia.id – Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo Kediri mencatatkan kinerja operasional positif pada musim giling 2026. Hingga hari giling ke-105 pada Minggu (30/8/2026), unit usaha industri gula di Jawa Timur tersebut berhasil menggiling sebanyak 6 juta kuintal tebu.

Capaian ini menjadi sinyal kuat optimisme manajemen dalam menjaga kesinambungan produksi sekaligus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani tebu lokal di tengah masa giling yang masih berlangsung.

Plh General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, menyampaikan bahwa keberhasilan menembus angka 6 juta kuintal tebu ini merupakan buah dari kedisiplinan operasional serta kerja sama solid antara pihak pabrik, karyawan, dan para petani tebu mitra.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh petani, karyawan, dan semua teamwork yang selalu disiplin dan bekerja dengan baik,” ujar Faiz dalam keterangannya di Kediri, Minggu (30/8).

Faiz menegaskan, PG Ngadiredjo tidak berhenti pada capaian tengah musim ini. Manajemen terus memacu performa alat dan kapasitas giling hingga akhir musim untuk mengejar target akhir yang telah ditetapkan perusahaan, yakni memproses total 11 juta kuintal tebu.

Untuk merealisasikan target jumbo tersebut, keandalan mesin pabrik serta kesinambungan pasokan bahan baku dari perkebunan menjadi perhatian mendasar. Kerja sama lintas lini, mulai dari penanganan di tingkat lahan hingga pengolahan di pabrik, terus ditingkatkan agar tebu hasil panen warga terakomodasi secara penuh tanpa kendala teknis.

“Dengan semangat dan kolaborasi karyawan serta petani tebu, kami optimistis PG Ngadiredjo bisa menutup target 11 juta kuintal yang sudah dicanangkan,” tegas Faiz.

Senada dengan hal tersebut, Manager Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, menjamin bahwa ketersediaan Bahan Baku Tebu (BBT) di lapangan berada dalam kondisi aman untuk menopang sisa hari giling. Fokus utama saat ini bergeser pada percepatan dan kelancaran rantai pasok.

Baca Juga :  Simulasi Demo Anarkis, Polres Kebumen Uji Kesiapsiagaan Personel

Menurut Sabar, keberhasilan pencapaian target produksi sangat bergantung pada efisiensi sektor Tebang, Muat, dan Angkut (TMA). Koordinasi ketat terus dijalankan dengan para petani tebu dan armada angkutan guna menjamin kelancaran pengiriman dari kebun ke stasiun penggilingan.

“Untuk mencapai 11 juta kuintal, dipastikan stok bahan baku tebu bisa tercukupi. Dengan saling berkoordinasi dan kolaborasi dengan petani serta bagian TMA, diharapkan suplai tebu berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Sabar.

Dengan sisa masa giling yang masih berjalan, efisiensi operasional dan pasokan bahan baku yang stabil diyakini mampu mend