Baru 35 Persen Warga Kota Blitar Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Penulis : Budi

Insani Media

 

Blitar, insanimedia.id – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Blitar belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Hingga kini, Dinas Kesehatan mencatat baru sekitar 35 persen warga yang menggunakan layanan pemeriksaan kesehatan tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Blitar, Silvia Dewi Kusumawati, mengatakan pemerintah masih perlu meningkatkan capaian program tersebut. Padahal, CKG dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sekaligus menemukan potensi penyakit sejak awal.

“Harapannya masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini, baik yang merasa sehat maupun yang sedang sakit. Karena tujuan utamanya adalah deteksi dini,” ujar Silvia.

Silvia menjelaskan pemerintah menggunakan program CKG sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan penyakit tidak menular. Program tersebut secara khusus menyasar penyakit seperti hipertensi dan diabetes yang menjadi perhatian pemerintah untuk dikendalikan hingga 2030.

Warga yang ingin mendapatkan layanan CKG dapat langsung mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan yang telah terdaftar. Masyarakat cukup membawa KTP dan melakukan pendaftaran pada bulan ulang tahun masing-masing.

Pemerintah memberikan layanan pemeriksaan tersebut secara gratis. Setiap warga juga hanya dapat mengikuti program CKG sebanyak satu kali dalam satu tahun.

Program CKG telah berjalan sejak tahun lalu. Namun, rendahnya jumlah warga yang memanfaatkan layanan tersebut membuat Dinkes Kota Blitar kembali meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami akan terus menggencarkan edukasi supaya masyarakat lebih aktif memanfaatkan CKG. Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Awal 2026, Ada 7 Jabatan Kepala OPD di Kota Blitar Kosong, Pemkot Tunjuk Plt