Lupa Matikan Tungku Kayu, Dapur Rumah Warga Binangun Blitar Ludes Terbakar

penulis : Sulkhan Z.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Dapur rumah milik Jebrak, 73, warga Dusun Ngembul RT 01 RW 02, Desa Ngembul, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, terbakar pada Jumat (28/8/2026) malam. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar bersama warga dan Muspika setempat berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke bangunan di sekitar lokasi.

Kasi Damkar Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Petugas menerima laporan setelah warga melihat kepulan asap yang berasal dari bagian dapur rumah korban.

“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dan berupaya memutus rantai api agar tidak menjalar ke rumah yang berada di sekitarnya,” kata Tedy.

Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui Tata Wahyu Sejati, 31, yang saat itu berada di sekitar lokasi. Tata melihat kepulan asap dari dapur rumah Jebrak dan kemudian membangunkan Suyitno serta pemilik rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun, api semakin membesar sehingga warga meminta bantuan perangkat desa untuk menghubungi petugas Damkar Kabupaten Blitar.

Perangkat Desa Ngembul, Cahyo Pribadi, kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Call Center Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar. Setelah menerima informasi, petugas segera menyiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke rumah warga di sekitar lokasi. Petugas mendapatkan bantuan dari Muspika Kecamatan Binangun dan masyarakat setempat selama proses penanganan.

“Dalam waktu sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan berkat kerja sama petugas, Muspika, dan warga sekitar,” jelas Tedy.

Tedy memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan bagian dapur rumah mengalami kerusakan dengan total kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Baca Juga :  Polres Blitar Kota Bekuk Kawanan Pecah Ban Jaringan Luar Porvinsi

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga bermula dari tungku yang digunakan Jebrak untuk memasak menggunakan kayu bakar. Api pada tungku diduga belum benar-benar padam ketika ditinggalkan.

Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan tumpukan kayu kering dan tabung LPG 3 kilogram di sekitar tungku. Material yang mudah terbakar membuat api diduga cepat membesar dan menghanguskan bagian dapur.

Tedy mengimbau masyarakat lebih berhati-hati ketika menggunakan tungku berbahan bakar kayu maupun sumber api lainnya. Warga diminta memastikan api benar-benar padam setelah selesai memasak serta menjauhkan bahan mudah terbakar dan tabung LPG dari sumber panas.