Bawa Persik Kediri Juara Liga 1, Suporter Gelar Laga Amal Persik Kediri Legend vs Persebaya Legend untuk Almarhum Kuncoro

Penulis : Andy

Insani Media

Kediri, insanimedia.id –  Almarhum Kuncoro, dianggap ikut berjasa berkontribusi mengantarkan Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia 2003-2004 lalu. Suporter Persik Mania menggelar laga amal untuk mendiang assisten pelatih Arema FC  Kuncoro.

Laga amal tersebut di gelar di Stadion Brawijaya Kediri dengan mempertandingkan Persik Kediri Legend vs Persebaya Legend di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Minggu (01/02/2026) sore.

Para pemain yang bertanding dilaga tersebut mayoritas berusia lanjut, yakni 40 tahun ke atas. Pihak panitia mewajibkan para pemain untuk memjalani  test kesehatan lebih dulu. Setelah dinyatakan lolos test kesehatan para pemain diijinkan untuk ikut bermain

Persebaya Legend banyak diperkuat sejumlan mantan pemain Timnas seperti Yusuf Ekodono, Mursyid Effendi, Anang Maruf.  Sedangkan Persik Kediri Legend ada nama Musikan,Johan Prasetyo,Wawan Widiantoro, Khusnul Yuli,Suswanto dan para pemain lainya. Sedangkan dari pihak Persik Kediri Legend yang mengkordinir para pemain dilakukan oleh Suswanto.

Pada pertandingan aman ini, panitia menarik karcis untuk laga legend ini. Namun panitia keliling untuk membawa kotak donasi penonton kita mintai secara suka rela.  Hasil donasi yang sudah terkumpul akan dihitung disini, lalu diserahkan kasihkan ke Dinsos.

“Nantinya dari pihak Dinsos yang menyerahkan ke perwakilan keluarga mas Kuncoro. Kita teman teman suporter Persik Kediri dulu pernah merasakan uforia juara dan saat itu di dalam tim ada mas Kuncoro” terang Heri Cahyono bendahara komunitas suporter We Are Persik Mania The Real Purpel  Minggu (01/02/2026) sore.

Pria yang akrab disapa Petis ini mengaku butuh waktu sekitar dua Minggu untuk merealisasikan laga amal ini . Untuk persiapan laga amal ini, panitia membutuhkan waktu dua Minggu untuk koordinasi dengan suporter Surabaya.

Baca Juga :  Jadwal Arema FC Jamu PSM Makassar di Stadion Supriyadi Berubah, Patuh Aturan PT LIB

“Sudah ada link. Akhirnya diarakan ke abah Mursyid kebetulan mas Gatot dari Kediri punya kontak personya berhubungan langsung dengan Abah Mursyid lalu di ACC,” terang pria yang juga seorang jurnalis media online tersebut.

Musikan salah satu pemain legenda yang dimiliki oleh Persik Kediri merasa bersyukur bisa kembali berkumpul dan bermain di Stadion Brawijaya Kediri.

“Allhamdulilah saya mimpi mas, beberapa tahun nggak di sini sekarang ke Brawijaya lagi reuni sama teman teman Persik 2003-2006. Semasa hidupnya mas Kuncoro adalah sosok senior yang menjadi panutan beliau pemain bagus. Setiap pertandingan beliau selalu sekuat tenaga berjuang untuk timnya” ungkap pria berstatus ASN Kota Kediri ini.

Sedangkan diluar lapangan sosok almarhum dikenal sebagai pribadi yang relegius selalu taat beribadah. Dalam laga amal itu Persebaya Legend unggul atas Persik Kediri Legend.

Seperti diketahui, Kuncoro, legenda sekaligus asisten pelatih Arema FC, meninggal dunia pada Minggu, 18 Januari 2026. Kuncoro menghembuskan napas terakhir setelah mengalami kejang saat mengikuti pertandingan Trofeo 100 Tahun Stadion Gajayana. Dalam laga tersebut, ia bermain membela tim Satria Veteran 2000 di Stadion Gajayana, Malang.