Blitar, insanimedia.id – Sebuah kebakaran melanda rumah milik warga di Dusun Sumberagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar pada Selasa (02/02/2026) malam. Dugaan sementara, api berasal dari bara api di dalam tungku masak yang merembet ke benda mudah terbakar di sekitarnya.
Kapolsek Selorejo, AKP Herry Poerwanto, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 19.45 WIB di rumah milik Boimin (61).
AKP Herry mengatakan, kejadian bermula saat anak korban, Pamuji (29), yang berada di dalam kamar mendengar suara retakan kayu terbakar. Saat memeriksa bagian dapur, ia mendapati api sudah berkobar dan membakar bagian atap.
“Saksi segera membangunkan istri dan ayahnya untuk menyelamatkan diri keluar rumah. Ia kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujarnya.
Hasil identifikasi sementara di tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa sumber api berasal dari dapur. Diketahui, pada sore hari sebelum kejadian, tungku tersebut digunakan untuk memasak air.
Meski sempat disiram air setelah digunakan, diduga kuat masih ada bara api yang tersisa di dalam tumpukan kayu bakar. Api dari bara tersebut kemudian menjalar ke ban sepeda motor yang terparkir tepat di sebelah tungku, hingga akhirnya api membesar dan menghanguskan atap dapur.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah). Selain kerusakan pada bangunan dapur, terdapat tiga unit kendaraan bermotor yang hangus terbakar, yakni, satu unit Yamaha N-Max tahun 2023, satu unit Honda Beat tahun 2022, dan satu unit Suzuki Shogun tahun 2009.
Petugas Polsek Selorejo yang tiba di lokasi segera membantu warga memastikan api benar-benar padam dan mengamankan aliran listrik di area tersebut.
“Pihak keluarga atau pemilik rumah telah menyatakan bahwa kejadian ini murni musibah. Mereka menerima dengan ikhlas dan tidak menuntut pihak manapun, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi,” tambahnya.
Pihak kepolisian menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan memastikan tungku atau kompor benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur atau beristirahat, guna menghindari kejadian serupa.







