PCNU Kabupaten Blitar Resmikan BMT NU, Tegaskan Kemandirian Organisasi

Penulis : Sulkhan Z.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar resmi mengoperasikan Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) sebagai mesin finansial baru organisasi.

Peresmian yang digelar di Gedung BMT NU, Jalan Singajaya Nomor 2, Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, pada Selasa, (3/2/2026). Peresmian BMT NU ini menandai langkah strategis NU Blitar untuk melepaskan ketergantungan pendanaan dari pihak eksternal.

​Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Blitar, Kiai Muqorrobin, yang memimpin langsung peresmian tersebut, menegaskan bahwa BMT NU didesain sebagai sentral konsolidasi keuangan organisasi.

Menurutnya, lembaga ini bukan sekadar unit usaha simpan pinjam, melainkan sistem yang mengintegrasikan aliran dana dari tingkat Pengurus Cabang (PC), Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga Ranting.

​“BMT NU ini menjadi lembaga keuangan resmi PCNU Kabupaten Blitar. Jejaring organisasi mulai dari tingkat PC, MWC hingga ranting, pusat pengelolaan keuangannya berpusat di BMT NU,” ujar Muqorrobin di hadapan jajaran Syuriah dan badan otonom (Banom) NU yang hadir.

​Muqorrobin menekankan urgensi kemandirian ekonomi bagi organisasi massa Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Ia menyatakan bahwa NU harus mampu membiayai program-program keumatan secara otonom. “NU harus mandiri secara finansial, sehingga pembiayaannya tidak bergantung pada pemerintah,” katanya menegaskan.

​Sebagai lembaga keuangan mikro syariah, BMT NU menawarkan layanan yang aman, adil, dan berorientasi pada pemberdayaan usaha produktif.

Direktur BMT NU Kabupaten Blitar, Hermanto, menjelaskan bahwa operasional lembaga ini merupakan realisasi dari program prioritas yang telah dirancang sejak awal masa kepengurusan.

​“Program ini sudah kami rencanakan dan bahas sejak awal. Alhamdulillah, tahun ini dapat direalisasikan,” kata Hermanto.

​Lebih lanjut, Hermanto memastikan bahwa akses layanan BMT NU bersifat inklusif. Meski berada di bawah naungan ormas Islam, layanannya terbuka bagi masyarakat umum, tidak terbatas hanya untuk warga Nahdliyin.

Baca Juga :  Soekarno Coffe Fest Blitar 3, Diikuti Peserta dari Jatim, Bali, NTT, dan NTB

Ke depan, manajemen BMT NU akan memprioritaskan sinergi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta lembaga perekonomian NU lainnya untuk menjamin keberlanjutan roda ekonomi organisasi.