Eks Kawedanan Wlingi: Dari Simpul Birokrasi Kolonial Menjadi Episentrum Kreatif Gen Z

Penulis : Sulkhan Z.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Berdiri kokoh di jantung Kecamatan Wlingi, bangunan bergaya kolonial yang dulu dikenal kaku sebagai eks Kantor Kawedanan Wlingi kini bersolek menjadi ruang publik yang inklusif.

Transformasi bangunan cagar budaya ini menandai pergeseran fungsi dari pusat kendali administrasi pemerintahan era Hindia Belanda menjadi pusat kreativitas ( creative hub ) yang menyasar milenial dan generasi Z.

Secara historis, Kawedanan Wlingi memegang peran vital sebagai pusat pemerintahan tingkat distrik di wilayah timur Kabupaten Blitar.

Menurut catatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar, struktur kawedanan pada masa lalu merupakan perpanjangan tangan bupati untuk mengawasi wilayah perkebunan yang subur di kaki Gunung Kelud.

Arsitekturnya yang megah dengan pilar-pilar besar mencerminkan wibawa birokrasi kolonial yang sangat formal.

Namun, seiring penghapusan jenjang jabatan pembantu bupati (wedana) dalam sistem pemerintahan modern, eksistensi gedung ini sempat redup.

Tak ingin warisan sejarah ini terbengkalai, Pemerintah Kabupaten Blitar merevitalisasi kawasan tersebut menjadi Rumah Kreatif Blitar dan Tourist Information Center (TIC).

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa gedung tua ini tetap memiliki relevansi fungsional ( living monument ) bagi generasi muda. Kini, wajah eks Kawedanan Wlingi jauh dari kesan angker.

Halamannya yang luas kini rutin menjadi lokasi festival musik komunitas, pameran UMKM, hingga pasar kuliner lokal seperti nasi ampok dan uceng goreng.

Bagi Gen Z, sudut-sudut bangunan yang estetik nan vintage menjadi latar favorit untuk konten media sosial, membuktikan bahwa narasi sejarah dapat dikemas secara populer tanpa menghilangkan nilai aslinya.

Upaya menjaga marwah sejarah di tengah arus modernitas ini diharapkan mampu meningkatkan literasi sejarah lokal.

Informasi lebih lanjut mengenai sejarah dan agenda kegiatan di kawasan ini dapat diakses melalui laman resmi Kelurahan Wlingi.

Baca Juga :  Turun-Temurun, Nelayan Pantai Pasir Kebumen Gelar Sedekah Laut dengan Tenda Klari