Kota Blitar Siapkan Langkah Hadapi El Nino

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar memprediksi fenomena El Nino akan terjadi mulai akhir April hingga Oktober, sehingga pemerintah mulai menyusun langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kemarau panjang, terutama di sektor pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh, mengatakan pihaknya telah menerima surat edaran dari gubernur terkait potensi El Nino tersebut.

“Kami sudah menerima SE dari gubernur terkait potensi El Nino, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi,” ujarnya, Jumat (17/4)//2926).

Pemerintah memfokuskan langkah jangka pendek pada kesiapan embung sebagai sumber cadangan air, mengingat petani menjadi pihak yang paling terdampak saat musim kemarau berlangsung lama.

“Jangka pendeknya kita siapkan embung-embung yang ada, karena yang terdampak langsung adalah petani,” katanya.

DKPP mencatat luas baku sawah di Kota Blitar mencapai sekitar 973 hektare. Selain itu, dinas mulai menyesuaikan pola tanam dengan mengarahkan petani untuk beralih ke tanaman jagung saat musim kering.

Saat ini, ketersediaan air di embung wilayah Jatimalang dan Klampok masih tergolong cukup, dengan kapasitas mencapai sekitar dua pertiga dari total daya tampung.

Untuk langkah jangka panjang, pemerintah mendorong penanaman pohon di kawasan tertentu serta di sepanjang aliran sungai guna menjaga keseimbangan lingkungan.

Dewi menambahkan, produksi padi pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar 8.245 ton karena didukung kondisi cuaca yang cukup baik pada musim tanam sebelumnya.

“Karena cuaca mendukung, hasil panen tahun ini cukup baik,” katanya.

Baca Juga :  Debat Publik Pilwali Kota Blitar 2024, Uji Kedewasaan Pendukung Paslon