UMNU Kebumen Dorong Ketahanan Pangan Desa Lewat Teknologi Tepat Guna

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

 

Kebumen, insanimedia.id – Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen kembali melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun kedua di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, di rumah Kepala Desa Sendangdalem.

Umi Barokah, M.P. memimpin program tersebut bersama tim dosen yang terdiri atas Ghufron Zaida Muflih, M.Kom., Prasetyo, M.P., dan Vian Dwi Chalisty, M.Sc. Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Pertanian, Peternakan, dan Teknik Informatika juga terlibat dalam kegiatan ini sebagai bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Desa Sendangdalem, perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan kelompok tani ternak menghadiri kegiatan tersebut sebagai mitra program pendampingan UMNU Kebumen.

Program Desa Binaan tahun kedua ini melanjutkan kegiatan yang telah berjalan pada tahun sebelumnya. Tim pengabdian tetap mengembangkan konsep Desa Agrosustainable Farming yang memanfaatkan potensi lokal di sektor pertanian dan peternakan. Pada tahun ini, tim memfokuskan program pada peningkatan kemampuan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang dapat digunakan secara mandiri oleh petani dan peternak.

Dalam kegiatan sosialisasi, tim pengabdian menjelaskan capaian program tahun pertama sekaligus memaparkan rencana kegiatan dan pendampingan yang akan berlangsung secara berkelanjutan. Tim juga mengajak masyarakat untuk mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan guna memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Sebagai tindak lanjut program, tim memberikan pelatihan pembuatan pakan silase untuk membantu peternak menyediakan pakan berkualitas yang dapat disimpan dalam waktu lama. Teknologi tersebut menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan hijauan pakan saat musim kemarau sehingga produktivitas ternak tetap terjaga.

Setelah pelatihan silase, tim bersama peserta melakukan penanaman bibit melon varietas Golden Aroma F1 di dalam greenhouse. Tim menggunakan media tanam cocopeat dan menerapkan sistem irigasi tetes (drip irrigation) dalam budidaya tersebut. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, menjaga kebutuhan nutrisi tanaman, serta menghasilkan buah melon berkualitas tinggi yang memiliki nilai ekonomi lebih baik.

Baca Juga :  68 Kelompok Tani di Kabupaten Blitar Terima Alsintan, Ditarget Produktivitas Meningkat

Selanjutnya, tim mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik berbahan campuran Indigofera (Indigofera zollingeriana). Melalui pelatihan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bahan pupuk ramah lingkungan. Selain meningkatkan kesuburan tanah, penggunaan pupuk organik juga dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan tahun kedua ini, UMNU Kebumen menegaskan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Perguruan tinggi tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, UMNU Kebumen berharap berbagai program yang dijalankan mampu mendukung terwujudnya Desa Sendangdalem sebagai desa yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing yang kuat.

Tim PKM UMNU Kebumen juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Kemendiktisaintek Tahun 2026 yang telah mendukung pendanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sendangdalem.