Blitar, insanimedia.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar menggelar webinar “SERASI LITBANG VOL 1” guna membedah strategi lolos Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Acara yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting dan Live Instagram pada Sabtu (25/4/2026) ini bertujuan meningkatkan daya saing akademik pelajar di daerah.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Blitar, Farmadi, hadir sebagai keynote speaker untuk memberikan motivasi bagi ratusan peserta yang mayoritas merupakan santri dan pelajar di wilayah Blitar. Dalam pemaparannya, Farmadi menekankan pentingnya semangat literasi dan kegigihan dalam mengejar pendidikan tinggi.
”Setiap pelajar wajib keluar dari kegelapan ketidaktahuan dan terus menerus mengupayakan keterangan dalam menuntut ilmu,” ujar Farmadi saat memberikan sambutan pembuka webinar tersebut.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Blitar, Erla Firtza Ramanda, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan organisasi untuk tidak hanya fokus pada kaderisasi struktural, tetapi juga pada pengembangan kualitas intelektual anggotanya. Erla menegaskan bahwa menjadi aktivis organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih prestasi di bangku perkuliahan.
”Ketika ber-IPNU-IPPNU, kita harus memaksimalkan peran sebagai pelajar, utamanya dalam ranah akademik,” tegas Erla di hadapan para peserta.
Sebagai narasumber teknis, panitia menghadirkan Dewi Isna Tsamrotu, seorang awardee BIB tahun 2022 yang kini menempuh studi di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dewi membagikan kiat-kiat khusus mulai dari persiapan berkas administrasi hingga strategi menghadapi seleksi wawancara yang ketat.
Program BIB sendiri merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Berdasarkan data resmi Kemenag, skema beasiswa ini dirancang untuk membiayai studi di jenjang sarjana, magister, hingga doktoral, baik di dalam maupun luar negeri.
Kegiatan yang ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi pelajar di daerah untuk mengakses informasi pendidikan yang kredibel. Pendaftaran acara dilakukan secara terbuka melalui kanal digital guna memastikan sebaran informasi yang merata bagi seluruh kader pelajar di Kabupaten Blitar.







