PKK Jatiwangsan Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan Warga

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Upaya pengelolaan limbah rumah tangga di Desa Jatiwangsan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, menunjukkan langkah konkret dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Ibu-ibu Tim Penggerak PKK mengolah sampah yang sebelumnya tidak bernilai menjadi produk kreatif sekaligus sumber tambahan pendapatan bagi warga.

Desa dengan jumlah penduduk sekitar 1.404 jiwa atau 486 kepala keluarga ini menerapkan sistem pengumpulan sampah secara terpusat. Warga mengumpulkan limbah rumah tangga di balai desa, kemudian petugas menimbang, memilah, dan mengolahnya sesuai jenisnya. Ibu-ibu PKK memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan bunga hias yang memiliki nilai jual dan sering digunakan sebagai dekorasi acara, termasuk pernikahan.

Pengelola juga menjual sampah yang tidak dapat diolah kepada pengepul. Mereka memasukkan hasil penjualan tersebut ke kas PKK untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, seperti pertemuan rutin, perayaan Hari Kemerdekaan, dan program pemberdayaan perempuan.

Selain itu, PKK Desa Jatiwangsan mengembangkan usaha lain dengan menyediakan peralatan gerabah untuk disewakan kepada warga yang menggelar hajatan. Kegiatan ini menjadi salah satu sumber pemasukan tambahan yang memperkuat kemandirian kelompok.

Para anggota PKK juga menjalankan kegiatan sosial berupa bazar pakaian layak pakai setiap tahun. Warga Jatiwangsan yang merantau, termasuk dari Yogyakarta, turut menyumbangkan pakaian. Panitia kemudian menjual pakaian tersebut dengan harga terjangkau, biasanya menjelang Lebaran atau peringatan Agustusan.

Pemerintah setempat memberikan dukungan melalui kehadiran Ibu Camat dalam kegiatan pertemuan rutin PKK desa. Kehadiran tersebut mendorong semangat anggota PKK untuk terus mengembangkan program yang berdampak pada kebersihan lingkungan dan peningkatan ekonomi warga.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jatiwangsan, Puspita, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat para ibu dalam membantu perekonomian keluarga. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang sehingga anggota PKK semakin mandiri dan berdaya.

Baca Juga :  Raihan Tsany Anggota DPRD Kota Blitar Temukan Keluhan Sampah tidak hanya di Sananwetan

Gerakan ini tidak hanya menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, sehingga menjadikan Desa Jatiwangsan sebagai contoh inspiratif dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tingkat nasional.