Dinkes Kota Blitar Perketat Pengawasan Jajanan Blitar Djadoel, Warga Diminta Aktif Melapor

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar meningkatkan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual selama Bazar Blitar Djadoel 2026 di Alun-Alun Kota Blitar. Dinkes juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan jajanan yang diduga mengandung bahan berbahaya sebagai upaya menjaga keamanan pangan selama acara berlangsung.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar, Endang Purwono, mengatakan hasil pemantauan sementara belum menemukan makanan maupun minuman yang mengandung bahan kimia berbahaya. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan produk pangan yang mencurigakan.

“Hindari jajanan dengan warna yang terlalu mencolok. Begitu juga produk pangan yang menggunakan nitrogen cair karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Silakan laporkan bila masyarakat menemui pedagang yang menjual produk seperti itu,” ujarnya, Minggu (12/7).

Endang menjelaskan, pengawasan keamanan pangan memerlukan keterlibatan masyarakat karena banyaknya pedagang yang berpartisipasi dalam Blitar Djadoel. Menurutnya, kolaborasi antara petugas dan masyarakat akan membantu memastikan seluruh produk yang dijual tetap aman untuk dikonsumsi.

Selain memantau kandungan bahan pangan, Dinkes juga mengimbau pengunjung agar lebih cermat saat memilih makanan. Produk yang dibiarkan terbuka dinilai lebih mudah terpapar debu, terutama di tengah tingginya aktivitas pengunjung dan kondisi cuaca kemarau.

“Pilihlah makanan yang tertutup atau dikemas dengan baik sehingga lebih terjaga kebersihannya. Kami juga mengajak masyarakat lebih teliti memilih jajanan yang aman dikonsumsi,” katanya.

Dinkes Kota Blitar juga terus memberikan pembinaan kepada para pedagang agar menjaga kebersihan makanan dan tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kuliner yang dipasarkan memenuhi standar keamanan dan kesehatan.

“Harapan kami masyarakat bisa menikmati kuliner di Blitar Djadoel dengan aman, sehat, dan nyaman tanpa khawatir terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa UNP Kediri Beri Pendampingan Digital Marketing untuk Pelaku UMKM