Perkuat Hubungan Bilateral Pariwisata, Malaysia Tourism Siap Promosikan Wisata Kebumen

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Kebumen, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperluas jejaring promosi pariwisata hingga mancanegara melalui rangkaian Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Festival of Culture 2026. Agenda tersebut berlanjut dengan gala dinner yang berlangsung di Pendopo Kabumian, Kamis (27/8/2026).

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadiri acara tersebut bersama Ketua Umum Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan beserta jajaran pengurus, Ketua Panitia KTM Wahid Supriyadi, jajaran Forkopimda, Asisten 2 Sekda, pimpinan OPD, Dewan Pakar Geopark Kebumen, serta perwakilan Malaysia Tourism Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan.

Sejumlah investor dari dalam dan luar negeri, pelaku UMKM, serta pegiat industri pariwisata dari berbagai daerah juga mengikuti agenda tersebut. Para peserta datang antara lain dari Jakarta, Bandung, hingga Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi kehadiran para tamu yang datang dari berbagai daerah. Ia juga mengajak para delegasi untuk meluangkan waktu lebih lama di Kebumen agar dapat menikmati beragam potensi wisata dan kuliner yang tersedia.

“Kebumen itu luas, pariwisatanya juga banyak. Nikmati dulu pariwisatanya, kulinernya, dan keramahan masyarakatnya. Kebumen memiliki 26 kecamatan dan 460 desa, di mana masing-masing kecamatan memiliki daya tarik tersendiri seperti wisata tubing, perbukitan, hingga gua,” ujar Bupati Lilis.

Lilis berharap penyelenggaraan KTM dapat mempertemukan berbagai pihak yang bergerak di sektor pariwisata. Menurutnya, forum tersebut dapat membuka peluang kerja sama antara pelaku usaha, pengelola destinasi, agen perjalanan, pengelola hotel, komunitas, dan pelaku UMKM.

Ketua Umum IWAKK Walet Emas, Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan, menyampaikan komitmen warga Kebumen yang berada di perantauan untuk ikut mengembangkan daerah asal. IWAKK Walet Emas bahkan menyiapkan rencana pendirian koperasi di Jakarta untuk membantu menyerap sekaligus memasarkan produk UMKM Kebumen.

Baca Juga :  Flash Sale, KAI Daop 7 Madiun Catat 442 Tiket Terjual dengan Harga Rp80 Ribu

Koperasi tersebut nantinya diharapkan dapat memperluas pemasaran produk lokal ke sejumlah wilayah perkotaan, seperti Bandung, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten.

Ibnu Darmawan juga mendorong pemerintah melakukan pengembangan kawasan Benteng Van der Wijck Gombong. Ia mengusulkan kawasan peninggalan sejarah tersebut dikelola secara profesional sebagai destinasi wisata heritage yang memiliki standar internasional.

Pengembangan itu dapat dilakukan melalui kerja sama dengan jaringan internasional, termasuk menjalin hubungan hingga Leiden untuk memperkuat narasi sejarah Benteng Van der Wijck. Ia juga mengusulkan penataan rumah-rumah bekas perwira kolonial agar dapat dimanfaatkan sebagai homestay.

Sementara itu, perwakilan Malaysia Tourism, Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diterima selama berada di Kebumen. Ia menyatakan kesiapan untuk ikut memperkenalkan potensi wisata dan kebudayaan Kebumen kepada masyarakat Malaysia.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan dan membuka kerja sama pariwisata antara Kebumen dengan Malaysia.

Gala dinner kemudian diisi dengan penyerahan cendera mata dari perwakilan Malaysia Tourism kepada Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Penyerahan tersebut menjadi simbol persahabatan sekaligus hubungan baik antara kedua pihak.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan diskusi antara para pelaku industri pariwisata untuk membahas peluang kerja sama serta pengembangan potensi wisata Kebumen.