Kolaborasi Strategis PCNU Blitar Wujudkan Hutan Lestari dan Petani Makmur Lewat Perhutanan Sosial

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

BLITAR, insanimedia.id — Sinergi lintas sektor untuk mengoptimalkan potensi perhutanan sosial demi kesejahteraan petani hutan mulai menapaki babak krusial di Kabupaten Blitar. Pada Rabu (7/10/2026), Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU bersama LPP PCNU Kabupaten Blitar dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Berkah Wono Abadi, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS).

​Kesepakatan yang dilangsungkan di Aula Gedung LP Ma’arif NU Kabupaten Blitar, Minggirsari, Kanigoro ini menjadi tonggak penting dalam pelaksanaan kampanye dan advokasi percepatan perhutanan sosial Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

​Mendorong Petani Hutan Naik Kelas

​Ketua PCNU Kabupaten Blitar, KH. Muqorrobin, dalam arahannya menekankan ekspektasi besar terhadap program pemberdayaan ini. Ia meminta agar agenda kolaborasi tersebut membawa dampak nyata, bukan sekadar acara seremonial di atas kertas.

​”Kami ingin program ini tidak sebatas seremonial dan cuma sebatas mimpi petani untuk naik kelas melalui perhutanan sosial,” tegas KH. Muqorrobin. Pernyataan ini merefleksikan harapan kuat agar inisiatif tersebut benar-benar berkelanjutan dan mampu mengangkat taraf hidup para petani hutan di Blitar.

​Dari sisi teknis dan manajerial, Ketua LPP PCNU Kabupaten Blitar, Maksum, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup siklus pengelolaan pertanian yang menyeluruh. Pendampingan tidak hanya berhenti pada masa tanam, melainkan dipastikan memiliki jaminan penyerapan hasil panen di pasar.

​”Program prioritas kerja sama bersama FOLU menanam hingga berbuah, sampai offtaker tanaman alpukat, nangka, dan sukun di wilayah perhutanan sosial Blitar,” jelas Maksum, yang menjanjikan kepastian hulu ke hilir bagi produk yang dihasilkan para petani.

​Dukungan Penuh Ekologi dan Pemerintah Daerah

​Langkah strategis dari kepengurusan NU ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Staf Ahli Pemkab Blitar, Adi Andaka, hadir menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong keberhasilan program perhutanan sosial tersebut.

Baca Juga :  Pelajar Tenggelam saat Mencari Ikan di Sungai Brantas, Begini kronologinya

​”Pemerintah akan men-support dan bersinergi dengan KTH di bawah naungan PCNU Kabupaten Blitar,” ungkap Adi.

​Sejalan dengan hal tersebut, Perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Malang yang turut menaungi kawasan Blitar, menyoroti pentingnya keseimbangan antara pelestarian ekologi dan perputaran ekonomi warga. “Hutan lestari, masyarakat sejahtera. Bagaimana men-create masyarakat makmur dan hutannya bagus,” paparnya.

​Ketua KTH Berkah Wono Abadi, Khoirul Anwar atau yang akrab disapa Gus Aan, menyuarakan antusiasme dan kesiapan kelompoknya di tingkat akar rumput. Ia memastikan bahwa program ini akan dikawal agar berjalan konkret dan membawa manfaat nyata bagi petani hutan.

​Acara penandatanganan ini juga diisi dengan sesi sosialisasi dan dialog, lalu ditutup secara khidmat dengan tradisi Tumpengan Simbul Gunung Berkah Alam. Tradisi ini menjadi wujud syukur sekaligus doa agar pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelestarian hutan di Kabupaten Blitar dapat segera terwujud secara optimal.