PAK Disahkan, Pengisian Jabatan Strategis Pemkot Blitar Belum Pasti

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar masih menunggu proses administrasi di tingkat provinsi sebelum menindaklanjuti pengisian sejumlah jabatan strategis. Meski Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) telah disahkan di tingkat daerah, pemerintah masih menunggu hasil asistensi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Agus Zunaidi, menjelaskan bahwa pengesahan PAK telah selesai di tingkat daerah. Namun, dokumen anggaran tersebut masih menjalani proses asistensi di provinsi.

“Untuk PAK sudah di-dok (disahkan),” ujar Agus saat dikonfirmasi.

Agus menerangkan, pemerintah daerah telah mengirimkan dokumen PAK kepada Gubernur Jawa Timur. Kini, Pemkot Blitar tinggal menunggu proses asistensi tersebut agar dapat melanjutkan tahapan berikutnya sesuai ketentuan.

“Masih ada di provinsi, tinggal menunggu dari gubernur,” katanya.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kota Blitar telah beberapa kali menyoroti kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah. Komisi tersebut juga telah menyampaikan persoalan itu kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar.

Agus menyebutkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung proses pengisian jabatan tersebut melalui PAK. Meski demikian, pengesahan anggaran belum memberikan kepastian mengenai waktu pelaksanaan pengisian jabatan.

Menurutnya, pengesahan PAK pada prinsipnya memungkinkan pemerintah menjalankan program yang telah dianggarkan. Namun, Pemkot Blitar masih perlu menunggu penyelesaian tahapan administrasi di tingkat provinsi.

“Kalau sudah di-dok (sah) itu kan sudah jalan, sudah bisa,” ujarnya.

Saat ini, penyelesaian asistensi PAK menjadi tahapan yang dinantikan sebelum pemerintah daerah menindaklanjuti proses pengisian jabatan strategis. Agus belum menyampaikan kepastian jadwal pelaksanaan pengisian jabatan tersebut.

“Jadi tinggal menunggu anggaran yang saat ini sudah dikirim ke provinsi untuk asistensi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemkot Blitar Siapkan Rp20,8 Miliar untuk THR ASN