Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar bersiap menghadapi kekosongan jabatan di tingkat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Pada Apri mendatang sedikitnya sembilan jabatan kepala dinas kosong.
Pada tahun 2026 ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) mencatat terdapat delapan jabatan kepala dinas yang direncanakan diisi melalui seleksi terbuka. Jumlah tersebut dipastikan bertambah seiring adanya pejabat yang memasuki masa pensiun.
Hingga April 2026 mendatang, tercatat akan ada sembilan jabatan kepala dinas yang kosong dan harus diisi melalui mekanisme rotasi maupun seleksi terbuka.
Plt Kepala BKPSDM Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya, mengatakan saat ini Pemkot Blitar telah menyelesaikan pengisian 17 jabatan struktural, yang terdiri atas 3 jabatan administrator dan 13 jabatan pengawas.
“Sebagian besar jabatan struktural sudah terisi. Namun masih ada beberapa posisi yang kosong dan akan kami tindak lanjuti,” ujar Ika.
Ia menjelaskan, untuk jabatan pengawas, masih terdapat kekosongan di beberapa posisi strategis. Di antaranya jabatan sekretaris camat (sekcam) dan kepala bagian keuangan, serta jabatan pengawas eselon IVa dan IVb di kelurahan dan dinas.
Secara rinci, masih ada tiga jabatan pengawas yang belum terisi di tingkat kelurahan, yakni Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) serta Kasi Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Sentul, serta Sekretaris Kelurahan Sukorejo.
Setelah pengisian jabatan pengawas dan administrator rampung, BKPSDM akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni rotasi pejabat eselon II atau kepala dinas.
“Setelah ini akan dilakukan rotasi eselon II. Untuk pengisian kepala dinas akan melalui mekanisme lelang jabatan,” jelas Ika.
“Pada April nanti, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan pensiun. Dengan demikian, hingga April akan ada sembilan jabatan kepala dinas yang kosong,” pungkasnya.







