Blitar, insanimedia.id — Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Blitar menggelar Blitar Ekraf ColaborArt Festival pada 5–6 Desember 2025 di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Kabupaten Blitar.
Festival ini menjadi ajang kolaborasi antara 16 subsektor Ekonomi Kreatif dan 10 bidang Dewan Kebudayaan Kabupaten Blitar, serta diikuti oleh 36 komunitas kreatif dari seluruh kecamatan di Kabupaten Blitar.
Ketua Komite Ekraf Kabupaten Blitar, Argo Wahyu Jati Kusumo, menjelaskan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk membangun engagement dan komunikasi antar komunitas Ekraf, sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di 22 kecamatan dan 248 desa.
“Festival ini bukan sekadar ajang pamer seni, tetapi titik awal membangun jejaring kreatif yang merata di seluruh Blitar. Tantangan utama kami adalah menciptakan ekosistem Ekraf yang kokoh dan berkelanjutan,” ujar Argo.
Festival ini menampilkan beragam kegiatan, mulai dari sendratari, tari-tarian, pertunjukan musik, pameran UMKM, hingga karya seniman lokal, yang sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku kreatif, termasuk produser film, pengrajin tembakau, dan pelaku UMKM.
Komite Ekraf juga memperkenalkan rencana pembangunan Creative Hub, ruang kreatif bagi anak muda yang dilengkapi fasilitas produksi, area kolaborasi, dan peralatan untuk mendukung karya seni serta inovasi digital. Pendanaannya akan diperoleh melalui CSR, donatur, dan investor, sehingga tidak membebani APBD.
Sementara itu, Bupati Blitar, Rijanto, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas generasi muda. Ia menilai festival ini menunjukkan kemandirian, semangat kolaborasi, dan potensi ekonomi kreatif yang nyata bagi Kabupaten Blitar.
“Saya bangga melihat kreativitas generasi Z. Festival ini dikemas apik di Pendopo Ronggohadinegoro pada 5–6 Desember 2025, menampilkan sendratari, tari-tarian, UMKM, dan karya seniman. Semua terselenggara tanpa membebani APBD, menunjukkan inovasi dan semangat luar biasa para pemuda,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, festival ini juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan kapasitas bagi generasi muda. Ia mengajak seluruh dinas terkait untuk terus mendukung kreativitas generasi Z agar bisa berkarya, berinovasi, dan memberi dampak positif secara ekonomi, sosial, dan budaya.
Festival ini menegaskan bahwa kolaborasi komunitas Ekraf mampu membangun ekosistem kreatif yang kuat, berkelanjutan, dan memberi manfaat ekonomi nyata, menjadi motor penggerak kreativitas dan inovasi di Kabupaten Blitar.







