Sekjen Golkar M. Sarmuji Tekankan Pentingnya Nilai Luhur di Tengah Arus Digitalisasi

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

BLITAR, insanimedia.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar yang juga Anggota DPR RI, M. Sarmuji, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula MI Asy-Syafiiyah, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jumat (1/5/2026). Dimulai pukul 09.00 WIB, kegiatan ini menyoroti tantangan degradasi nilai sosial di tengah pesatnya penetrasi teknologi informasi di perdesaan.

​Data menunjukkan bahwa durasi penggunaan gawai yang tinggi tanpa filter nilai dapat mengikis interaksi sosial secara fisik. Dalam paparannya, Sarmuji menekankan bahwa teknologi seringkali menciptakan paradoks; mendekatkan yang jauh, namun menjauhkan yang dekat. Hal ini menjadi tantangan serius bagi ketahanan nilai kebangsaan di level keluarga.

​”Kita memang terhubung satu dengan yang lain dengan mudah, tetapi sekaligus kadang ada keterasingan satu dengan yang lainnya. Kita lebih sibuk dengan gadget kita, dengan handphone kita,” ujar M. Sarmuji di hadapan ratusan warga dan tokoh masyarakat Desa Pikatan.

​Fenomena ini, menurut Sarmuji, seringkali membuat orang tua abai dalam melakukan transmisi nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Ia mengimbau masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi tutur dan keteladanan yang mulai luntur akibat disrupsi digital.

​”Kita alfa untuk mendongeng, kita alfa untuk mewariskan nilai-nilai luhur yang sudah diberikan orang-orang tua kita. Mari kita ajak anak-anak kita mendalami nilai luhur kita, seperti nilai andhap asor dan tidak boleh sewenang-wenang,” tambah legislator asal Dapil Jatim VI tersebut.

M Sarmuji
M. Sarmuji menyerahkan bantuan aspirasi secara simbolis & foto bersama tokoh masyarakat dan warga Desa Pikatan. (Foto: Insani Media)

​Upaya penguatan nilai ini dinilai sejalan dengan kolaborasi pembangunan fisik yang sedang berjalan di Desa Pikatan. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar, Anik Wahjuningsih, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan pembangunan karakter masyarakat agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara bijak.

Baca Juga :  Ketika Akhlāqul Karīmah Hilang dari Kepemimpinan Publik

​”Kolaborasi antara wakil rakyat di tingkat pusat, provinsi, hingga daerah dengan pemerintah desa adalah kunci. Pembangunan tidak hanya soal fisik seperti jalan atau irigasi, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menjaga modal sosial dan nilai gotong royong warga,” ungkap Anik Wahjuningsih yang juga anggota DPRD Kabupaten Blitar.

​Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Jawa Timur Jairi Irawan, Sekretaris Desa Pikatan Fuad Fauzi, serta Ketua PK Golkar Wonodadi Winarko. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen lintas sektoral dalam menjaga stabilitas nilai ideologi bangsa di tengah perubahan zaman yang dinamis.