Sosialisasi Bimbingan Manasik Haji PCNU Kabupaten Blitar, Penyiapan Calon Jemaah Menuju Tahun Keberangkatan 2027

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

 

BLITAR, insanimedia.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar melalui Bimbingan Manasik Haji (BMH) PCNU terus menggencarkan persiapan bagi calon jemaah haji untuk tahun keberangkatan 2027. Pada hari ketiga dari total lima titik rangkaian sosialisasi, Minggu (3/5/2026), kegiatan difokuskan di dua wilayah, yakni sesi pagi di Masjid Baitul Hakim, Siraman, Kecamatan Kesamben, dan dilanjutkan pada sesi sore di Masjid Darut Taqwa, Kecamatan Talun.

​Rangkaian sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh dan terpadu kepada para jemaah, baik dari aspek fikih manasik hingga kesiapan administratif dan kesehatan. Hadir dalam kegiatan tersebut, tokoh sekaligus pengurus BMH PCNU Kabupaten Blitar, H. Anang Kurniawan dan H. Mahrizal Luthfi Bahari, yang memberikan paparan langsung kepada jemaah.

​H. Anang Kurniawan menekankan bahwa pembentukan BMH PCNU tidak lepas dari restu dan arahan para masayikh serta kiai Nahdlatul Ulama. Ia menjelaskan, BMH PCNU dibentuk atas dasar kepedulian yang tinggi terhadap pemahaman fikih haji yang sesuai dengan tuntunan. Oleh karena itu, pihaknya bersama para kiai telah menyusun buku pedoman manasik haji secara khusus.

​“BMH PCNU ini lahir dari para masayikh dan kiai NU. Kita bersama-sama menyusun buku manasik haji bersama para kiai seperti Kiai Ardani dan Kiai Muqorobin. Penyusunan ini merupakan bentuk tirakat dan ikhtiar nyata kita untuk memberikan bekal terbaik bagi jemaah,” ujar Anang di hadapan puluhan jemaah yang hadir.

​Sementara itu, H. Mahrizal Luthfi Bahari dalam pemaparannya menyoroti berbagai aspek teknis yang akan dihadapi jemaah selama proses persiapan hingga pelaksanaan di tanah suci. Menurut Mahrizal, pendampingan yang dilakukan oleh tim BMH PCNU mencakup berbagai dimensi krusial.

Baca Juga :  Persiapan Haji 2026, PCNU Kabupaten Blitar Matangkan Praktik Lapangan Calon Jamaah

​Dimensi tersebut meliputi tata cara keimigrasian, pendampingan proses pembuatan paspor, hingga pemantauan kondisi kesehatan calon jemaah haji (CJH) secara berkala sampai tahapan istitaah terpenuhi. Selain itu, tim BMH juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia) serta mengedukasi terkait regulasi pembiayaan, penggabungan mahram, hingga ketentuan pelimpahan porsi.

​Dengan pendekatan yang komprehensif ini, PCNU Kabupaten Blitar berharap seluruh calon jemaah dapat mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual dengan optimal, sehingga nantinya menjadi haji yang mabrur dan mandiri pada keberangkatan tahun 2027 mendatang.