Mocabizta, Inovasi Mocaf Lokal dari Pelajar SMK Islam Anharul Kademangan Blitar

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Empat siswa SMK Islam Anharul Ulum, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, menghadirkan Mocabizta sebagai inovasi pangan berbasis potensi lokal. Inisiatif ini bermula dari keikutsertaan mereka dalam ajang Krenotek (Kreativitas dan Inovasi Teknologi).

Kepala Sekolah SMK Islam Anharul Ulum, Onten Hadi Riyanto mengatakan, hasil dari keikutsertaan dalam Krenotek ini lalu berkembang menjadi kegiatan nyata yang melibatkan masyarakat sekitar.

Sekolah yang berlokasi di Dusun Soko, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar mengembangkan Mocabizta yang dijalankan melalui kerja sama antara Program Pengembangan PKK Tahun 2025 dan SMK Islam Anharul Ulum. Program ini fokus pada pengolahan singkong lokal menjadi produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang pemberdayaan bagi petani setempat.

Sementara itu , Dewi Indah Sekartadji, Pendamping Tim PKK Mocabizta mengatakan, mocabizta mengembangkan beberapa produk olahan berbahan dasar mocaf (modified cassava flour), seperti tepung mocaf sebagai alternatif tepung bebas gluten, mie instan goreng berbahan mocaf, serta kue nastar dengan cita rasa lokal. Produk-produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pangan sekaligus memperkenalkan diversifikasi olahan singkong.

Mocaf Flour
Mocaf Flour

Kehadiran Mocabizta menunjukkan bahwa peran pelajar tidak hanya terbatas pada ruang kelas. Melalui kolaborasi dengan masyarakat dan dukungan program desa, inovasi sederhana dapat tumbuh menjadi kegiatan produktif yang berdampak ekonomi dan sosial.

Baca Juga :  GUT PGRI k-80, Bupati Blitar Tuntut Guru Lebih Inovatif di Bidang Digital