Purworejo, insanimedia.id – Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi bersama Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja mendampingi Komandan Korem 072 Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo SH MSos MM meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Senin (9/3/2026).
Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari program pembangunan 218 jembatan gantung yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Program pembangunan itu merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto dan dikerjakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) sebagai upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Komandan Korem 072 Pamungkas Bambang Sujarwo menyampaikan harapan agar jembatan tersebut dapat membantu masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan hingga sosial.
“Semoga keberadaan jembatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Plipir dan Desa Pacekelan, serta menjadi sarana yang mempererat hubungan dan memperlancar mobilitas warga,” harapnya.
Ia juga menilai jembatan tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah desa sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Sementara itu, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat yang telah membantu merealisasikan pembangunan jembatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada TNI AD mulai dari Kodam, Korem, Kodim hingga Koramil yang telah memberikan bantuan jembatan ini. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah menginisiasi program Jembatan Merah Putih,” ujarnya.
Dion menjelaskan, sebelumnya warga Desa Plipir mengalami kesulitan menjangkau permukiman dan lahan pertanian karena terhalang aliran sungai. Keberadaan Jembatan Gantung Garuda kini mempermudah mobilitas masyarakat, sekaligus menghubungkan aktivitas warga dengan Desa Pacekelan dan wilayah sekitarnya serta membantu menekan biaya produksi pertanian masyarakat.







