Banom NU Bersatu Amankan Munas-Konbes 2026 di Kediri

Penulis : Andy

Insani Media

Kediri, insanimedia.id – Panitia Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2026 menyiapkan sistem pengamanan terpadu untuk mendukung kelancaran kegiatan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Seksi Keamanan menerapkan pola pengamanan yang mengutamakan sinergi, profesionalitas, dan khidmah kepada para masyayikh, kiai, peserta, serta tamu undangan.

Seksi Keamanan membangun sistem tersebut melalui kolaborasi berbagai Badan Otonom Nahdlatul Ulama dan santri yang tergabung dalam pengamanan internal Pondok Pesantren Al-Falah Ploso. Unsur yang terlibat meliputi Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pagar Nusa beserta pasukan inti, CBP IPNU, KPP IPPNU, dan Garda Fatayat NU.

Panitia juga menjalin koordinasi intensif dengan aparat TNI dan Polri guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Seluruh personel pengamanan akan bekerja dalam satu sistem komando dan koordinasi Seksi Keamanan. Mereka mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, disiplin, serta tetap menjaga adab pesantren dan nilai-nilai ukhuwah nahdliyah.

” Kami mengajak seluruh peserta, tamu undangan, dan warga Nahdliyin untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kondusivitas selama pelaksanaan Munas-Konbes. Kami juga mengimbau seluruh pihak untuk senantiasa mematuhi tata tertib, mengenakan tanda pengenal resmi (ID Card) selama berada di area kegiatan, serta mengikuti pengaturan akses dan zonasi yang telah ditetapkan oleh panitia,” terang Muchamad Nabil Haroen, Ketua PP Pagar Nusa, usai mengikuti apel Banser dan Ansor di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa (16/6/2026).

Nabil menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam musyawarah merupakan bagian dari tradisi intelektual Nahdlatul Ulama. Meski demikian, seluruh peserta tetap harus mengutamakan persaudaraan, menghormati ulama, serta mematuhi aturan dan keputusan bersama dalam setiap proses musyawarah.

Baca Juga :  PSHT Pimpinan Dr. Ir. Muhammad Taufiq Gelar Aksi Damai di Alun-Alun Kota Madiun, Ini Tujuannya

” Semangat pengamanan yang kami bangun adalah semangat khidmah. Kami hadir bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan melayani para kiai, memuliakan tamu, memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta, serta memastikan setiap rangkaian musyawarah berlangsung dengan aman, tertib, khidmat, dan penuh keberkahan,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Koordinator Seksi Keamanan Munas-Konbes 2026.

Ia optimistis sinergi seluruh elemen, koordinasi yang kuat, dan doa para masyayikh akan mendukung kelancaran pelaksanaan Munas-Konbes NU 2026. Menurutnya, forum tersebut dapat berlangsung aman dan kondusif serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Nahdlatul Ulama, umat, bangsa, dan negara.