Kediri, insanimedia.id – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo menerima kunjungan tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan observasi data dan kajian teknis pengembangan Gula Kristal Rafinasi (GKR), Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat riset sekaligus mendorong peningkatan daya saing industri gula nasional.
General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, mengatakan kerja sama antara BRIN dan PT SGN telah terjalin secara resmi sejak 29 April 2025. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi berbasis penelitian dalam menghadapi tantangan industri gula yang terus berkembang serta mempercepat transformasi sektor pergulaan melalui inovasi.
“Dan kedatangan di PG Ngadiredjo ini melakukan kajian teknis potensi pengembangn Gula Kristal Rafinasi (GKR) untuk mengevaluasi standar produksi dan teknologi pengolahan dalam menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang,” ujarnya.
Faiz menjelaskan, kajian teknis yang dilakukan BRIN mencakup sejumlah aspek penting. Tim peneliti akan mengevaluasi kualitas produk gula agar memenuhi standar kemurnian, mengkaji efisiensi penggunaan mesin produksi yang lebih modern dan hemat energi, serta menelaah penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib dalam proses industri.
Melalui kerja sama antara lembaga riset dan pelaku industri, hasil kajian tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi dan inovasi yang dapat meningkatkan mutu produk, memperbaiki efisiensi proses produksi, serta memperkuat daya saing industri gula Indonesia menuju kemandirian dan swasembada gula nasional.
Di sisi lain, PG Ngadiredjo saat ini juga tengah menjalankan musim giling tebu 2026. Hingga awal Juli, proses produksi berlangsung lancar dengan capaian sekitar 3 juta kuintal tebu yang telah digiling. Jumlah tersebut menjadi bagian dari target produksi sebesar 11 juta kuintal pada musim giling tahun ini.
Faiz berharap seluruh rangkaian proses produksi dapat berlangsung tanpa hambatan hingga akhir musim giling. Ia juga menginginkan pasokan bahan baku tebu tetap terjaga dan seluruh karyawan memperoleh keselamatan selama menjalankan pekerjaan.
“Kami optimis bosa tercapai dan PG Ngadiredjo juara,” harapnya.







