UMNU Kebumen Ajarkan Digital Marketing pada Warga Sendangdalem untuk Perluas Pasar

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Kebumen, insanimedia.id – Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen kembali menjalankan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) tahun kedua di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen.

UMNU Kebumen menggelar pelatihan pemasaran produk pertanian dan peternakan berbasis digital marketing di Balai Desa Sendangdalem pada Selasa (1/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam memasarkan produk sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

Umi Barokah, M.P. memimpin program tersebut bersama tim dosen yang terdiri dari Ghufron Zaida Muflih, M.Kom., Prasetyo, M.P., dan Vian Dwi Chalisty, M.Sc. Dalam kegiatan itu, Ghufron Zaida Muflih bertugas sebagai pemateri sekaligus memberikan pendampingan praktik penggunaan teknologi digital untuk menunjang pemasaran produk masyarakat.

Perangkat desa, kelompok tani, kelompok peternak, serta masyarakat Desa Sendangdalem mengikuti pelatihan tersebut. Peserta terlebih dahulu memperoleh penjelasan mengenai perbedaan sistem pemasaran tradisional dengan pemasaran modern.

Tim UMNU menjelaskan bahwa pola pemasaran tradisional masih banyak bergantung pada tengkulak. Kondisi tersebut dapat membuat harga jual produk menjadi lebih rendah karena adanya berbagai biaya dan rantai distribusi. Selain itu, pelaku usaha biasanya hanya memasarkan produk di wilayah sekitar, seperti pasar, lingkungan tetangga, kerabat, maupun desa terdekat.

Sebaliknya, sistem pemasaran modern memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas target konsumen. Ghufron menjelaskan bahwa media sosial dan platform digital dapat membantu pelaku usaha mengenalkan produknya kepada calon pembeli dari berbagai daerah.

Beberapa platform yang dapat digunakan untuk pemasaran antara lain Shopee, TikTok Shop, Instagram Shop, dan WhatsApp Business. Pemanfaatan platform tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk pertanian dan peternakan Desa Sendangdalem.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Jelang Libur Seragam Gratis Kota Blitar di Tangan Siswa

Setelah menyampaikan materi, narasumber bersama tim mahasiswa mengajak peserta mengikuti praktik secara langsung. Mereka mendampingi peserta membuat profil bisnis melalui Google Maps dengan memasukkan berbagai informasi mengenai usaha yang dimiliki.

Pendampingan tersebut bertujuan agar masyarakat lebih mudah menemukan lokasi usaha maupun produk mitra melalui mesin pencarian digital. Peserta juga terlihat aktif mengikuti praktik dengan mencoba memasukkan data usaha masing-masing secara langsung.

Salah satu mitra, Suparman, mengaku memperoleh manfaat dari pelatihan tersebut. Ia menilai keberadaan profil usaha di Google Maps dapat membantu calon konsumen dari luar daerah menemukan lokasi dan produk yang ditawarkannya.

“Ini sangat membantu saya, karena ketika ada orang dari luar daerah yang ingin mencari pupuk organik yang saya buat, mereka cukup mengetikkan namanya di Google Maps, kemudian nama dan lokasi usaha saya bisa langsung muncul. Dengan begitu, orang akan lebih mudah menemukan usaha saya,” ujar Suparman.

Melalui program tersebut, UMNU Kebumen mendorong masyarakat Desa Sendangdalem memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Digital marketing diharapkan dapat memperluas pemasaran sekaligus mempermudah konsumen menemukan produk pertanian dan peternakan yang dihasilkan masyarakat setempat.

UMNU Kebumen juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mengembangkan potensi usaha masyarakat Desa Sendangdalem melalui teknologi digital.

Tim PKM UMNU Kebumen menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Kemendiktisaintek Tahun 2026. Dukungan pendanaan dari program tersebut turut membantu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sendangdalem.