Blitar, insanimedia.id – Realisasi investasi di Kota Blitar menunjukkan pertumbuhan positif pada paruh pertama (semester I) pada 2026 ini. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar mencatat nilai investasi yang masuk sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai Rp235,2 miliar.
Kepala DPMPTSP Kota Blitar, Paring Genturutomo, mengatakan capaian tersebut meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada periode yang sama pada tahun lalu, realisasi investasi Kota Blitar tercatat sekitar Rp175 miliar.
“Kalau dibandingkan tahun lalu di periode yang sama, ada kenaikan yang cukup signifikan. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Blitar semakin membaik,” ujar Paring.
Masih kata Paring, sejumlah sektor menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai investasi di Kota Blitar. Tiga sektor tersebut meliputi industri, perdagangan, serta penyediaan akomodasi dan makanan minuman.
DPMPTSP Kota Blitar menilai capaian hingga Juli 2026 sudah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kondisi tersebut membuat Paring optimistis pihaknya mampu memenuhi target investasi sebesar Rp400 miliar hingga penghujung tahun.
Untuk mencapai target tersebut, DPMPTSP Kota Blitar terus menjalankan sejumlah strategi. Pemerintah daerah berupaya menyederhanakan proses perizinan sekaligus meningkatkan promosi berbagai potensi daerah kepada investor.
“Target kami sampai akhir tahun bisa tembus Rp400 miliar. Makanya kami terus mempermudah proses perizinan dan aktif mempromosikan potensi investasi di Kota Blitar,” katanya.
Paring berharap peningkatan investasi tidak hanya meningkatkan nilai penanaman modal, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Masuknya investasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat perkembangan UMKM dan sektor pariwisata.
“Harapannya investasi ini terus tumbuh, supaya bisa membuka lapangan kerja baru dan ikut menggerakkan UMKM serta sektor pariwisata,” pungkasnya.







