Pemkab Blitar Salurkan 113 Alsintan, Perkuat Modernisasi Pertanian

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar menyalurkan 113 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani, Rabu (21/10/2026). Bantuan dari APBN, APBD Provinsi Jawa Timur, dan APBD Kabupaten Blitar tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus mempercepat modernisasi sektor pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, Setiyana, menyampaikan bahwa bantuan tersebut mencakup berbagai peralatan untuk mendukung kegiatan pertanian. Rinciannya meliputi satu unit combine harvester besar, dua unit transplanter, 47 unit pompa air berukuran empat inci, 60 unit pompa air berukuran tiga inci, serta tiga unit traktor tangan.

Pemerintah daerah menyerahkan bantuan alsintan tersebut bersamaan dengan peresmian sekretariat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani Mandiri Kabupaten Blitar di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun.

Melalui bantuan itu, pemerintah berharap petani dapat mengolah lahan, menanam, dan memanen hasil pertanian dengan lebih efisien. Ketersediaan pompa air juga diharapkan membantu petani memenuhi kebutuhan irigasi sehingga mereka dapat menjaga keberlangsungan produksi.

Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan bahwa pembangunan pertanian tidak cukup hanya dengan menyediakan sarana dan prasarana. Pemerintah juga perlu menyiapkan sumber daya manusia, terutama generasi muda, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian.

“Seiring dengan kemajuan zaman, tanpa menyiapkan generasi muda yang andal dan memahami teknologi, daerah kita yang merupakan daerah pertanian bisa tertinggal jika tidak dipersiapkan sejak awal,” ujar Rijanto.

Selain menyerahkan alsintan, pemerintah juga memberikan bantuan benih jagung yang dikelola oleh yayasan yatim piatu di kawasan Gedog.

Pemkab Blitar berharap penambahan sarana pertanian dan penguatan kelembagaan kelompok tani mampu mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk meningkatkan efisiensi produksi, menjaga keberlanjutan sektor pertanian, dan memperbaiki kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Bupati Blitar Rijanto dan Forkopimda Tinjau Perlintasan Kereta Api Pastikan Aman Bagi Pemudik