Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar menargetkan prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Blitar memberangkatkan 81 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial pada Senin (26/10/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti, melepas kontingen sekaligus memberikan motivasi kepada para atlet yang akan mewakili daerah dalam kompetisi olahraga pelajar tingkat provinsi. Ia meminta seluruh atlet menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga kedisiplinan, bekerja keras, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
“POPDA dan PEPARPEDA bukan sekadar ajang untuk meraih medali, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus, menjelaskan bahwa kontingen tahun ini terdiri dari 60 atlet dan 21 pelatih atau ofisial. Para atlet akan bertanding pada 16 cabang olahraga POPDA dan satu cabang para-atletik dalam PEPARPEDA.
Panitia menjadwalkan pertandingan di dua wilayah, yakni Surabaya dan Ngawi. Sejumlah pertandingan di Surabaya akan dimulai pada 30 Oktober 2026, sedangkan kompetisi di Ngawi berlangsung pada 6–11 November 2026.
Anindya mengungkapkan bahwa jumlah atlet yang berangkat tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 100 orang. Pihaknya menerapkan seleksi lebih terarah dengan memprioritaskan atlet yang memiliki peluang meraih medali.
“Tahun ini kami memberangkatkan atlet-atlet yang sekiranya berpotensi untuk meraih medali. Jadi, di sana bukan mencari pengalaman bertanding, tetapi bagaimana sebanyak-banyaknya memperoleh medali,” ujarnya.
Melalui seleksi tersebut, Pemkab Blitar berharap para atlet mampu memanfaatkan setiap peluang untuk meraih kemenangan dan membawa pulang medali. Pemerintah daerah juga ingin menjadikan ajang ini sebagai kesempatan bagi atlet pelajar untuk membuktikan kemampuan mereka di tingkat Jawa Timur.
Dukungan pelatih dan ofisial diharapkan mampu membantu para atlet menjaga kesiapan fisik, mental, dan strategi selama kompetisi. Dengan persiapan yang terarah, kontingen Kabupaten Blitar menargetkan hasil maksimal sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.







