Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan bantuan berupa 200 kilogram atau 2 kwintal sambel pecel khas Blitar untuk penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Relawan dari berbagai unsur memproduksi sambel pecel tersebut secara gotong royong sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.
Relawan menyelesaikan proses produksi selama dua hari, Minggu hingga Senin (23–24/8/2026), di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Sejumlah unsur ikut terlibat dalam kegiatan tersebut, antara lain TAGANA Kabupaten Blitar, PORDAM Kabupaten Blitar, PKH Kabupaten Blitar, Baznas Kabupaten Blitar, Laskar Peduli Kasih, serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Mikhael Hankam Indoro mengatakan, pembuatan sambel pecel tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kepada penyintas gempa, tetapi juga memperkenalkan makanan khas Blitar melalui bantuan kemanusiaan.
“Kami ingin memberikan dukungan kepada penyintas gempa NTT tidak hanya dalam bentuk bantuan kebutuhan, tetapi juga membawa ciri khas Blitar melalui sambel pecel hasil gotong royong bersama,” ujar Hankam.
Hankam menjelaskan, para relawan terlebih dahulu menyiapkan personel, peralatan, dan bahan baku sebelum memulai proses produksi. Setelah sambel pecel selesai dibuat, mereka melakukan pengemasan sebelum mengirimkannya ke Posko Penerimaan Bantuan Pemkab Blitar di Kantor Bupati Blitar, Kanigoro.
Menurut Hankam, keterlibatan berbagai elemen dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Blitar. Mereka bersama-sama menggalang dukungan untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Bantuan berupa 200 kilogram sambel pecel khas Blitar tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penyintas gempa sekaligus menjadi simbol kepedulian masyarakat Blitar kepada sesama warga Indonesia yang sedang menghadapi bencana.







