Jumat Berkah, Polres Blitar Gelar Layanan Gratis dan Sembako Murah di Desa Ngreco

Penulis : Rizma NA

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Polres Blitar kembali mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui program Jumat Berkah yang berlangsung di Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Jumat (9/9/2026).

Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Blitar, Forkopimcam Selorejo, Gapoktan, dan Puskesmas Selorejo.

Polres Blitar menyediakan sejumlah layanan gratis dan terjangkau bagi warga dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis, sembako murah, uji praktik SIM, pembayaran atau perpanjangan pajak kendaraan, pelayanan SKCK, hingga pembagian sayur gratis.

Masyarakat menyambut antusias berbagai layanan yang diberikan Polres Blitar. Kehadiran layanan tersebut memberikan kemudahan bagi warga sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam menghadirkan pelayanan secara langsung di tengah masyarakat.

Setelah memberikan pelayanan, Polres Blitar melanjutkan kegiatan dengan Jumat Curhat. Kapolres Blitar bersama jajarannya berdialog langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, serta keluhan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolres Blitar mengatakan kegiatan Jumat Berkah menjadi salah satu langkah kepolisian untuk mendekatkan pelayanan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga mendengarkan secara langsung aspirasi dan permasalahan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Kapolres Blitar.

Polres Blitar berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Komunikasi serta sinergi yang semakin baik diharapkan turut menciptakan kondisi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Blitar.

Baca Juga :  Tersinggung Jaket Perguruan Silat Dipakai, 9 Pemuda Oknum Perguruan Silat Pukuli Remaja bukan Warga