Purworejo, insanimedia.id – Grebeg Gunungan UMKM memeriahkan puncak peringatan Hari Nasional (Harnas) UMKM ke-11 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Purworejo di kawasan Alun-alun Kutoarjo, Sabtu (22/8/2026).
Sebanyak 17 gunungan yang membawa beragam produk UMKM dari 16 kecamatan menjadi bagian utama kegiatan tersebut. Sajian itu sekaligus menunjukkan besarnya potensi usaha mikro, kecil, dan menengah yang berkembang di Kabupaten Purworejo.
Wakil Bupati (Wabup) Purworejo Dion Agasi Setiabudi S.I.Kom., M.Si mengapresiasi Forum UMKM Purworejo dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Harnas UMKM ke-11. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi media untuk memperkenalkan produk unggulan dari berbagai wilayah di Purworejo.
Dion juga mendorong masyarakat meningkatkan kecintaan terhadap produk buatan pelaku usaha lokal. Menurutnya, kebiasaan membeli produk daerah dapat memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
“Kami berharap masyarakat Purworejo terus mencintai dan membeli produk-produk lokal,” ujarnya.
Dion menjelaskan, peningkatan kualitas produk yang diikuti bertambahnya minat masyarakat terhadap produk lokal akan memperkuat aktivitas ekonomi daerah. Ia membandingkan dampak belanja produk lokal dengan pembelian produk dari jaringan usaha internasional.
“Kalau kita belinya di mall, belinya produk franchise internasional itu uangnya tidak berputar di Indonesia. Kalau ada perputaran pun perputarannya sangat kecil, hanya di level tataran tenaga kerja. Berbeda kalau belanjanya UMKM, maka gotong royong secara ekonomi akan berjalan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Forum UMKM Kabupaten Purworejo, Dr Hesti Respatiningsih SE MPar, mengatakan penguatan UMKM tidak hanya bertujuan meningkatkan transaksi dan keuntungan pelaku usaha. Menurutnya, pengembangan UMKM juga berkaitan dengan pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, serta pemerataan peluang ekonomi secara berkelanjutan.
“Kolaborasi yang baik harus melahirkan dampak, produk semakin berkualitas, pemasaran semakin luas, usaha semakin legal dan digital, lapangan kerja bertambah, serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.
Hesti juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan gerakan “Tresno Purworejo, Larisi Purworejo”. Gerakan tersebut mendorong masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal, mendukung pelaku usaha daerah, serta memperkenalkan Purworejo melalui karya masyarakatnya.
Melalui momentum Harnas UMKM tersebut, pemerintah daerah bersama pelaku UMKM berharap produk lokal semakin dikenal dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purworejo.







