Blitar, insanimedia.id – Sebanyak 11 calon jemaah haji Kota Blitar belum melanjutkan persiapan keberangkatan untuk musim haji 2027. Sebagian calon jemaah meninggal dunia, sedangkan lainnya memilih menunda keberangkatan karena mempertimbangkan kondisi kesehatan.
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Blitar Purnomo mengatakan, pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap data calon jemaah haji yang masuk dalam daftar keberangkatan 2027. Hingga kini, petugas telah menyelesaikan verifikasi pada tahap kedua.
Pada data awal, terdapat 122 calon jemaah haji yang masuk daftar. Setelah proses verifikasi tahap kedua, sebanyak 111 orang masih melanjutkan tahapan persiapan keberangkatan.
“Dari 122 calon jemaah, hasil verifikasi tahap kedua saat ini ada 111 jemaah yang masih melanjutkan proses. Sebanyak 11 lainnya batal atau menunda keberangkatan,” ujar Purnomo.
Purnomo menjelaskan, faktor kesehatan menjadi salah satu pertimbangan utama calon jemaah dalam menentukan keberangkatan. Kondisi tersebut terutama dialami jemaah lanjut usia (lansia).
Dari 10 calon jemaah lansia yang menjalani verifikasi, hanya dua orang yang menyatakan kesiapannya untuk tetap mengikuti proses keberangkatan. Sementara calon jemaah lainnya memilih menunda karena mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing.
Meski demikian, Purnomo menegaskan jumlah 111 calon jemaah tersebut belum menjadi data akhir untuk keberangkatan haji 2027. Pemerintah masih menunggu kepastian mengenai kuota atau porsi jemaah haji yang akan diberikan kepada Provinsi Jawa Timur.
Purnomo meminta calon jemaah yang masih tercatat dalam proses verifikasi menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Menurutnya, kesiapan kesehatan menjadi modal penting bagi jemaah untuk mengikuti tahapan keberangkatan setelah pemerintah menetapkan porsi haji.
“Data 111 jemaah ini masih sementara karena porsi haji dari Provinsi Jawa Timur belum ada informasi resmi. Yang sudah masuk verifikasi kami imbau tetap menjaga kesehatan sebagai persiapan mengikuti tahapan selanjutnya,” pungkasnya.







