Sentuh Akar Rumput, PCNU Blitar Siapkan 500 Beasiswa Kuliah Gratis hingga Gebrakan Haji Terpadu

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

 

BLITAR, insanimedia.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar meluncurkan rangkaian program pemberdayaan jemaah berskala besar yang menyasar sektor pendidikan tinggi hingga perlindungan keselamatan jemaah haji lansia. Langkah strategis berbasis kemaslahatan publik ini dipaparkan langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Blitar, Kiai Muqorrobin, dalam acara Pengajian Rutin Ahad Kliwon PAC Muslimat NU Kecamatan Talun. Kegiatan tersebut berpusat di Masjid Al Qanun, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, pada Ahad (12/7/2026).

​Acara keagamaan yang dihadiri oleh Kepala Desa Jeblog, jajaran banom Muslimat, Fatayat, Ansor, serta IPNU-IPPNU tingkat ranting dan ratusan warga Nahdliyin ini menjadi panggung pengumuman kuota 500 beasiswa KIP Kuliah gratis di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar.

Alokasi dana bantuan pendidikan yang bernilai miliaran rupiah ini ditargetkan mampu menembus angka 700 beasiswa pada akhir tahun 2026 demi memastikan kader-kader muda NU di tingkat akar rumput tidak putus sekolah akibat kendala finansial.

​”Mumpung kepengurusan kami diberikan amanah, ini kesempatan emas untuk mengkuliahkan putra-putri panjenengan tanpa biaya, bahkan nanti ada uang saku. Jangan sampai kader-kader kita yang punya potensi tidak bisa kuliah hanya karena kendala ekonomi,” tegas Kiai Muqorrobin di hadapan jemaah yang memadati lokasi acara.

​Selain jaminan bangku kuliah, PCNU Blitar juga bergerak cepat merespons kecemasan warga dengan menghadirkan program Bimbingan Manasik Haji Terpadu. Kebijakan ini diambil sebagai solusi konkret atas maraknya kasus penelantaran jemaah lansia dan penarikan biaya tambahan ilegal saat berada di Tanah Suci. Melalui pembenahan tata kelola yang bersih, PCNU berkomitmen mengawal transparansi anggaran di setiap tingkatan organisasi jemaah.

​”Sebagai pemegang amanah warga NU, kewajiban kami adalah memastikan jemaah dapat beribadah dengan sah sesuai fikih dan selamat. Oleh karena itu, pencatatan keuangan organisasi hingga pelayanan umat kedah transparan, kudu teko kepada yang berhak, sebab pertanggungjawabannya dunia akhirat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ada Gugatan dari Warga NU, Begini Tanggapan Ketua PCNU Kabupaten Blitar

​Melalui prinsip kemandirian organisasi dan penolakan keras terhadap praktik politik uang menjelang momentum pemilihan, PCNU Blitar berhasil memperkuat kepercayaan (trust) publik. Alhasil, bantuan kemaslahatan dari berbagai lini dapat mengalir secara utuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa potongan sepeser pun.