Enam Hektare Lahan Cabai di Kota Blitar Terserang Hama

Insani Media

 

 

Blitar, insanimedia.id – Akibat cuara tidak mentu lahan cabai seluas enam hektare terserang hama jamur dan bakteri. Serangan ini dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga berdampak pada penurunan hasil panen petani.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Dewi Masitoh, mengatakan dari total sekitar sembilan hektare lahan cabai yang ada di wilayah Kota Blitar, sebagian besar saat ini terdampak serangan hama.

“Dari sekitar sembilan hektare lahan cabai yang ada, enam hektare di antaranya sudah terserang hama jamur dan bakteri,” ujarnya, Senin (16/02/2026).

Menurut Dewi, cuaca yang kerap berubah dan seringnya hujan menjadi faktor utama munculnya serangan tersebut. Tanaman cabai, kata dia, tidak cocok dengan kondisi tanah yang terlalu lembap atau tergenang air.

“Curah hujan yang tinggi membuat kelembapan meningkat. Tanaman cabai ini tidak suka air berlebih, sehingga mudah terserang jamur dan bakteri,” jelasnya.

Ia menambahkan, serangan hama tersebut menimbulkan berbagai gejala pada tanaman cabai. Mulai dari daun yang menguning, tanaman layu, hingga buah yang membusuk sebelum masa panen.

Dampak dari kondisi itu membuat produksi cabai petani tidak maksimal. Penurunan hasil panen pun berpotensi memengaruhi pendapatan petani serta ketersediaan cabai di pasaran.

“Kalau produksi terus menurun, tentu bisa berdampak pada pasokan dan harga cabai,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar, DKPP mengimbau petani agar melakukan perawatan tanaman secara lebih intensif serta menggunakan fungisida sesuai anjuran guna menekan perkembangan jamur dan bakteri

Baca Juga :  IPB dan Pemerintah Desa Ngombol, Purworejo Bersinergi Majukan Pertanian dan Ekonomi Lokal