Purworejo, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Purworejo membuka Posko Pengamanan di kawasan Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, guna menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Idulfitri. Posko tersebut beroperasi mulai 22 hingga 29 Maret 2026 setiap pukul 07.30 sampai 16.30 WIB.
Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo memulai kegiatan tersebut dengan menggelar apel pembukaan di halaman TIC Dewaruci pada Minggu (22/03/2026). Apel ini melibatkan tim gabungan dari Polsek Purwodadi, Koramil Purwodadi, Pos Lanal Jatimalang, Dinkesda, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Jatimalang, Pokdarwis, serta Dinporapar.
Sekretaris Dinporapar Purworejo, Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., M.M., memimpin langsung apel tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Purwodadi Iptu Sutarto, Danramil Kapten CPM Sutiyono, serta Kabid Destinasi Pariwisata Dinporapar Edi Nur Widyoko, S.T.
Dalam sambutannya, Woro menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kawasan wisata tersebut.
“Dari tahun ke tahun, pasti suasana dan kondisi di lapangan berbeda. Tujuan pembukaan posko ini adalah untuk pengamanan di Pantai Dewaruci Desa Jatimalang. Selain posko, ada tiga pos pemantauan yang dibuat untuk mengawasi keselamatan pengunjung,” tutur Woro.
Petugas juga menyiapkan sejumlah perlengkapan untuk mengantisipasi kecelakaan laut, seperti tali tambang, jaket pelampung, ban pelampung, pengeras suara, serta papan batas dan larangan berenang di laut.
Woro menjelaskan bahwa personel yang bertugas berasal dari berbagai unsur, di antaranya Polri dari Polsek Purwodadi, TNI dari Koramil Purwodadi dan Pos Lanal Jatimalang, Dinkesda melalui Puskesmas Bubutan dan Bragolan, Tim SAR Dewaruci, Pokdarwis Desa Jatimalang, serta unsur kecamatan dan pemerintah desa.
“Para personel Pos Pengamanan terdiri dari Polri (Polsek Purwodadi) TNI (Koramil Purwodadi dan Pos Lanal Jatimalang) Dinkesda yang diwakili Puskesmas Bubutan dan Bragolan, Tim SAR Dewaruci, Pokdarwis Desa Jatimalang, kecamatan dan desa. Untuk BPBD dan Polres mobile (keliling ke destinasi wisata). Jumlah yang terlibat setiap hari 30 orang, bertugas mulai pukul 07.30-16.30 WIB. Akan tetapi jika sampai batas jam formal pengunjung masih banyak, kami juga masih standby hingga pengunjung pulang,” tutur Woro.
Woro juga mengingatkan para wisatawan agar turut menjaga keselamatan selama berlibur di kawasan pantai selatan.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Pantai selatan ini ombaknya besar, apalagi memasuki musim kemarau. Nikmati saja liburannya, mohon juga dijaga anak-anaknya agar tak mandi di laut. Jangan sampai orang dewasa yang membawa anak-anak sibuk dengan gadgetnya, lalu abai dengan anak,” imbaunya.
Selain itu, ia mengajak seluruh pengunjung menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan di sekitar kawasan wisata.
Pemerintah Kabupaten Purworejo juga rutin menyampaikan berbagai imbauan keselamatan kepada wisatawan melalui pengeras suara. Petugas memutar pesan keselamatan setiap 15 menit sekali, bahkan lebih sering ketika jumlah pengunjung meningkat.
Kabid Destinasi Pariwisata Dinporapar, Edi Nur Widyoko, memprediksi lonjakan jumlah wisatawan akan terjadi pada hari ketiga Lebaran.
“Perkiraan, jumlah pengunjung bisa mencapai 10 kali lipat dari hari biasa. Kemudian di hari-hari terakhir libur anak sekolah, atau pas syawalan (hari ke-7) prediksinya tren pengunjung akan meningkat,” kata Edi.
Sementara itu, Danramil 14/Purwodadi Kapten CPM Sutiyono menegaskan pentingnya kewaspadaan para pengunjung terhadap anggota keluarga masing-masing.
“Para orang dewasa, jangan sibuk dengan HP atau kegiatan masing-masing. Hal ini untuk menghindari timbulnya kecelakaan laut. Ke depan, juga perlu kerja sama dengan operator selular agar jaringan sinyal di wilayah pantai diperkuat, sehingga, saat terjadi laka laut, bisa cepat tersambung ke nomor petugas,” tegasnya.







