Pemkab Blitar Genjot Tanam Padi Inpari Jelang Kemarau

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kabupaten Blitar melaksanakan penanaman padi Inpari (nonhibrida) secara serentak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan tanam se-Jawa Timur yang bertujuan menjaga kestabilan produksi pangan menjelang musim kemarau.

Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi langkah strategis karena ketersediaan air masih cukup untuk mendukung musim tanam kedua. “Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal. Selama air masih tersedia, percepatan tanam menjadi kunci menjaga produksi dan menghindari kehilangan potensi hasil,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Blitar menetapkan target luas tambah tanam (LTT) padi tahun 2026 sebesar 50.571 hektare. Hingga Maret 2026, realisasi mencapai 13.394 hektare atau sekitar 26,48 persen dari target.

Data tahun 2025 menunjukkan Kecamatan Gandusari mencatat luas tanam 4.097 hektare dengan total produksi 22.044 ton. Capaian ini menegaskan peran Gandusari sebagai salah satu daerah penghasil pangan utama di Kabupaten Blitar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyana, menyatakan bahwa penggunaan varietas unggul seperti Inpari berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan hasil panen. “Varietas unggul membantu menjaga stabilitas hasil panen, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan air,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat dukungan sarana pertanian dengan menyediakan 38 unit irigasi perpompaan serta mengusulkan tambahan hingga 82 unit guna menunjang keberlanjutan pertanian saat musim kemarau. Selain itu, pemerintah mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin, penguatan kelembagaan petani, serta penerapan teknologi dan digitalisasi.

Setiyana menambahkan bahwa pemerintah berupaya mendorong lahirnya lebih banyak petani milenial agar sektor pertanian semakin modern, produktif, dan kompetitif. “Ke depan, kami mendorong lahirnya lebih banyak petani milenial agar sektor pertanian semakin modern, produktif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Baca Juga :  Formasi CPNS 2026 Kabupaten Blitar Dibatasi, Maksimal Ikuti Jumlah ASN Pensiun

Melalui gerakan tanam serentak ini, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap percepatan tanam dapat meningkatkan capaian LTT tahun 2026, menjaga kestabilan produksi, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.