RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Pikirkan Pilihan Parkir Gratis

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Manajemen RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar mengkaji kebijakan parkir gratis yang hingga kini masih dalam tahap pembahasan. Pihak rumah sakit menilai sejumlah aspek teknis perlu dianalisis sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Mardi Waluyo, Bernard Theodore Ratulangi, menyatakan bahwa pihaknya saat ini memprioritaskan pembenahan sistem perparkiran sebagai langkah awal. “Terus terang, kami masih ingin memperbaiki sistem perparkiran terlebih dahulu,” ujarnya, Rabu (29/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa manajemen tengah mempertimbangkan opsi parkir gratis dengan batas waktu tertentu, misalnya bagi pengunjung yang berada di area parkir dalam durasi singkat. “Ada pemikiran seperti di beberapa tempat lain, parkir digratiskan jika kurang dari lima menit,” jelasnya.

Namun demikian, pihak rumah sakit belum memutuskan kebijakan parkir gratis secara menyeluruh karena masih harus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk sistem pengelolaan di lapangan. “Kalau parkir gratis penuh, masih perlu dipikirkan. Termasuk siapa petugas parkirnya, serta tanggung jawab jika terjadi kehilangan atau kerusakan,” tambahnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, mengusulkan agar parkir di rumah sakit tersebut dapat digratiskan untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga pasien yang sering keluar masuk area rumah sakit. “Kalau keluarga pasien harus keluar masuk, parkir itu jadi biaya tambahan. Ini yang perlu dipikirkan,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan parkir gratis dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di rumah sakit daerah. Hingga saat ini, pihak terkait masih melanjutkan pembahasan dan belum menetapkan keputusan akhir. “Masih dalam diskusi,” pungkas Bernard.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Stok Pangan di Sidoarjo Aman Meskipun Mulai Merangkak Naik