Perbaikan Jembatan CR Soekandar Kota Blitar, Begini Skema Pemkot Blitar 

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar masih menangani kerusakan jembatan di Jalan CR Soekandar yang mengalami kerusakan sejak Januari 2026. Kondisi tersebut hingga kini masih memengaruhi aktivitas warga di sekitar lokasi.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan pemerintah belum dapat langsung memperbaiki jembatan karena harus mengikuti tahapan administrasi serta proses penganggaran.

“Kalau di pemerintah itu ada prosesnya. Tidak bisa rusak lalu langsung dikerjakan, apalagi ini konstruksi besar,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, proyek yang melewati tahun anggaran umumnya baru dapat dikerjakan pada tahun berikutnya. Namun, Pemkot Blitar memutuskan mempercepat penanganan dengan melakukan pergeseran anggaran karena kerusakan jembatan dinilai penting dan berdampak pada masyarakat luas.

Menurutnya, pemerintah baru dapat melakukan pergeseran anggaran pada April lalu sehingga saat ini proyek masih memasuki tahap perencanaan sebelum proses lelang dimulai.

“Kalau sesuai tahapan, kemungkinan lelang dilakukan Juni dan pengerjaan dimulai Juli setelah pemenang lelang ditetapkan,” katanya.

Mas Ibin menambahkan, proses pembangunan jembatan diperkirakan berlangsung sekitar tiga hingga enam bulan. Pemerintah akan membangun konstruksi jembatan dengan perencanaan lebih detail agar lebih kuat dan tidak mudah mengalami kerusakan.

Kerusakan jembatan tersebut juga menyebabkan dampak longsor pada salah satu rumah warga di sekitar lokasi.

“Karena ada rumah warga terdampak, makanya penanganannya kami percepat. Tetapi memang tahapannya harus tetap dilalui,” pungkasnya.

Baca Juga :  Korban Cuaca Ekstrem di Garum Terima Bantuan dari Pemkab Blitar