Obat Nyamuk Bakar Diduga Jadi Penyebab Toko di Garum Ludes Terbakar

Penulis : Sulkhan Z.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Sebuah toko milik Muhsin (60), warga Dusun Tulungsari Wetan RT 03 RW 01, Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, dilalap si jago merah pada Sabtu (6/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 24.00 WIB. Setelah menerima informasi, petugas piket langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman.

“Begitu menerima laporan dari warga, tim langsung berangkat ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan rumah yang berada di sekitar toko,” ujar Tedy Prasojo.

Menurut hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang belum padam sepenuhnya. Bara api diduga menyambar tumpukan kardus bekas yang berada di dekat tempat obat nyamuk diletakkan hingga akhirnya membesar dan membakar seluruh isi toko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 22.00 WIB Muhsin beristirahat di dalam toko sambil mendengarkan radio. Karena banyak nyamuk, ia menyalakan obat nyamuk bakar dan meletakkannya di atas selembar kertas di dekat tumpukan kardus. Sekitar pukul 23.15 WIB, ia mengira obat nyamuk tersebut telah padam dan kemudian berpindah tidur ke rumah yang berada di belakang toko.

Tak lama berselang, sekitar pukul 24.00 WIB, Muhsin dibangunkan oleh Eko seorang warga yang melihat api telah membakar toko miliknya. Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi Kepala Desa Tingal dan Call Center Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi bersama unsur Polsek Garum, Koramil Garum, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, pihak PLN, dan warga sekitar langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam.

Baca Juga :  Viral, Sopir Tertidur Truk Berjalan Sendiri dan Menabrak Warung di Bence, Garum

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga ikut hangus terbakar, di antaranya satu unit mesin jahit, rangka etalase toko, mesin kulkas, freezer box, serta persediaan sembako.

Tedy Prasojo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah maupun tempat usaha.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan api dari kompor, lilin, maupun obat nyamuk bakar benar-benar padam sebelum ditinggalkan atau ditinggal beristirahat. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.