Blitar, insanimedia.id – Revitalisasi Pusat Kuliner Kota Blitar segera memasuki tahap pelaksanaan setelah Pemerintah Kota Blitar mempercepat penyelesaian administrasi proyek. Saat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar masih menuntaskan revisi dokumen perencanaan sebagai syarat sebelum proses pengadaan dan penandatanganan kontrak pekerjaan dimulai.
Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan revisi setelah mengevaluasi dokumen yang disusun oleh konsultan perencana. Saat ini, dokumen tersebut masih berada dalam proses pembahasan di Bagian Layanan Pengadaan (BLP).
“Pusat Kuliner masih proses revisi dokumen perencanaan di BLP. Setelah perbaikan dokumen dari konsultan perencana selesai, akan dilanjutkan proses pengadaan sampai dengan kontrak,” ujarnya, Jumat (26/6).
Disperindag terus mempercepat penyempurnaan dokumen agar pelaksanaan pekerjaan konstruksi tidak mengalami penundaan yang berkepanjangan. Langkah tersebut dilakukan karena kawasan Pusat Kuliner menjadi salah satu sentra aktivitas masyarakat sekaligus lokasi usaha yang ramai dikunjungi.
Parminto menuturkan bahwa revitalisasi tidak hanya mencakup perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan. Pemerintah juga akan menata kawasan tersebut agar pedagang dan pengunjung memperoleh lingkungan yang lebih nyaman.
“Kami berharap seluruh tahapan administrasi bisa segera selesai sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai sesuai jadwal yang telah disusun,” katanya.
Disperindag menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai paling cepat pada akhir Juni 2026 apabila seluruh tahapan administrasi dan proses pengadaan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kalau sesuai timeline, pengerjaan fisik paling cepat akhir bulan Juni,” tambah Parminto.
Pemerintah Kota Blitar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp288,345 juta untuk mendukung revitalisasi Pusat Kuliner tersebut. Melalui penataan kawasan dan pemeliharaan berbagai fasilitas, pemerintah berharap aktivitas ekonomi para pelaku usaha semakin meningkat sekaligus menciptakan kawasan kuliner yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.







