Blitar, insanimedia.id – Sebuah rumah berukuran 3 x 6 meter di Dusun Bendorejo RT 03 RW 01, Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, terbakar pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 17.58 WIB Kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp5 juta.
Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh petugas dengan menuju lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya kebakaran rumah di Desa Bendosewu. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya,” ujar Tedy Prasojo.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saksi, Dwi Cahyono, yang baru pulang bekerja. Saat melintas di jalan desa, ia melihat kepulan asap dari atap rumah milik Aris Dwi Prayitno (31). Setelah mendekati lokasi, Dwi mendapati bagian depan atap rumah yang terbuat dari bambu dan kayu telah terbakar.
Melihat kondisi tersebut, Dwi segera berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Perangkat Desa Bendosewu, Sofyan Arifudin, kemudian menghubungi Call Center Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar.
Tedy menjelaskan, setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dengan memutus jalur rambatan api agar tidak menjalar ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.
“Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali. Berkat kerja sama seluruh unsur dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” katanya.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada sambungan kabel yang berada di bagian atap rumah. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang keluar untuk membeli makanan.
Rumah yang terbakar merupakan bangunan berdinding tembok dengan konstruksi atap berbahan bambu dan kayu serta penutup genting, sehingga api dengan cepat membakar bagian atap.
Tedy mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama kabel yang sudah berusia lama atau berada di bagian atap bangunan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik selalu dalam kondisi baik dan sesuai standar. Jika menemukan kabel yang sudah rusak atau sambungannya tidak aman, segera lakukan perbaikan agar kejadian serupa dapat dicegah,” pungkasnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar dibantu personel Polsek Talun, Koramil Talun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Trantib Kecamatan Talun, UPJ Wlingi, perangkat Desa Bendosewu, serta warga sekitar.







