Blitar, insanimedia.id – Pemerintah mulai mengerjakan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Ringinrejo-Simpang Jolosutro atau Lot 3A. Proyek tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas transportasi di wilayah selatan Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar Rijanto bersama Wakil Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau lokasi pembangunan JLS, Kamis (10/9/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menandai dimulainya pengerjaan ruas jalan tersebut.
Rijanto mengatakan, pembangunan JLS memiliki peran penting dalam membuka akses antarkawasan di Blitar selatan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.
Menurutnya, peningkatan konektivitas melalui pembangunan JLS dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Jalur tersebut juga membuka peluang pengembangan berbagai potensi yang dimiliki kawasan Blitar selatan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 JLS Leo Aditya Mahardika menjelaskan, proyek Lot 3A mencakup penanganan jalan sepanjang 7,9 kilometer.
Pihak pelaksana telah menandatangani kontrak pekerjaan pada 19 Agustus 2026. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan hingga Agustus 2027.
“Untuk paket pembangunan Jalan Ringinrejo–Simpang Jolosutro atau Lot 3A ini panjang penanganannya 7,9 kilometer. Kontraknya 19 Agustus 2026 dan direncanakan pengerjaannya sampai Agustus 2027,” jelas Leo.
Pemerintah berharap pembangunan ruas JLS tersebut dapat meningkatkan akses masyarakat menuju kawasan Blitar selatan. Selain memperlancar transportasi, jalur baru itu juga diharapkan memperkuat konektivitas menuju sejumlah kawasan yang memiliki potensi ekonomi dan wisata.
Dengan selesainya pembangunan ruas Ringinrejo-Simpang Jolosutro, pemerintah menargetkan konektivitas jalur selatan Kabupaten Blitar semakin baik dan mampu mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.







