Mantan Ketua KONI Kota Blitar, Samanhudi: Mari Jaga Pemilihan Ketua KONI Tanpa Intervensi

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Jelang Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Kota Blitar, mantan Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Anwar meminta seluruh pihak menjaga proses pemilihan tetap berjalan tanpa intervensi dan tekanan.

Samanhudi menegaskan, seluruh pihak harus menghormati mekanisme organisasi dalam menentukan kepengurusan KONI Kota Blitar berikutnya. Ia meminta siapa pun yang nantinya terpilih dapat diterima dan mendapat dukungan bersama.

Menurut Samanhudi, proses pergantian kepemimpinan jangan sampai mengganggu pembinaan dan prestasi atlet Kota Blitar. Ia menilai kepentingan atlet harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat dalam Musorkotlub.

“Yang terpenting apa pun keputusannya harus kita terima. Jangan ada intervensi di mana-mana, jangan ada tekanan di mana-mana. Kasihan atlet itu,” ujar Samanhudi.

Samanhudi berharap peserta Musorkotlub menjunjung tinggi prinsip organisasi dan menerima hasil pemilihan secara terbuka. Ia menilai dukungan terhadap kepengurusan terpilih diperlukan agar program pembinaan olahraga dapat terus berjalan.

Menjelang pelaksanaan Musorkotlub, sejumlah nama juga mencuat dalam bursa kepemimpinan KONI Kota Blitar, termasuk Ratih dan Elim Hudi. Samanhudi menegaskan, siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan harus diterima secara legawa oleh seluruh pihak.

“Yang penting semua harus legawa, siapapun yang menang. Pemerintah jangan intervensi,” tegasnya.

Samanhudi menjelaskan, pemerintah tetap memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan olahraga di Kota Blitar. Dukungan tersebut dapat diberikan melalui bantuan maupun pendanaan untuk menunjang pembinaan atlet dan kegiatan olahraga.

Namun, Samanhudi menekankan KONI tetap harus menjalankan mekanisme organisasinya secara independen. Ia meminta pemerintah memberikan dukungan tanpa ikut menentukan proses pemilihan dalam tubuh KONI.

“Pemerintah itu memberi dan memberikan semangat, juga memberikan dana. Jadi jangan intervensi, KONI kan independen. Tapi pemerintah itu wajib untuk memberikan bantuan,” jelasnya.

Baca Juga :  KONI Jatim Tegaskan Pengunduran Diri Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Belum Resmi

Samanhudi juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi olahraga Kota Blitar. Ia menyebut keterbatasan fasilitas olahraga dan kondisi ekonomi sebagian masyarakat menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kita kota kecil, sulit, fasilitas kurang dan kebanyakan rakyat kecil,” pungkasnya.