PCNU Blitar Matangkan 11 Agenda Hari Santri 2026, Hadirkan Kompetisi Robotik hingga Tari Kolosal

Penulis: Sulkhan Z

Insani Media

BLITAR, insanimedia.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar kembali menggelar rapat koordinasi lanjutan guna merampungkan persiapan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Pertemuan strategis ini diselenggarakan secara intensif di Ruang Rapat Tanfidziyah Graha NU Kabupaten Blitar pada Kamis (8/10/2026).

​Berdasarkan data kalender kepanitiaan, perayaan HSN 2026 di Blitar akan dikemas dalam spektrum yang luas dan dijadwalkan berlangsung selama lebih dari dua pekan, yakni mulai 12 hingga 27 Oktober 2026.

​Padukan Syiar Agama dan Inovasi Teknologi

​Terdapat sebelas agenda utama yang dirancang secara komprehensif oleh PCNU Blitar. Kegiatan ini tidak hanya mencakup syiar keagamaan tradisional seperti Kenduri Santri dan Istighosah Kubro yang dijadwalkan pada 21 Oktober, tetapi juga merambah ke aspek olahraga, literasi, hingga inovasi teknologi.

​Beberapa agenda unggulan yang siap menyemarakkan HSN tahun ini meliputi Liga Futsal Santri, program Pesantren Tangguh Bencana (PESTANA), Santri Robotic & AI Competition, serta Lomba Film Pendek dan Reels.

​Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Blitar, M. Yusri Khoiri, memaparkan bahwa sinkronisasi antar-seksi menjadi indikator utama keberhasilan acara berskala besar ini.

​”Rapat koordinasi teknis ini kami fokuskan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana di berbagai titik lokasi pelaksanaan, mulai dari Graha NU, Pendopo Sasana Adhi Praja, hingga Alon-Alon Kanigoro. Seluruh jajaran panitia berkoordinasi ketat agar sebelas agenda besar ini berjalan tertib, aman, dan terukur secara manajerial,” papar Yusri.

​Refleksi Santri Menjaga NKRI di Era Digital

​Sejalan dengan visi kepanitiaan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Blitar, Kyai Muqorrobin, menggarisbawahi pentingnya substansi moral di balik semarak perayaan tersebut. Ia mengingatkan bahwa peringatan yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober ini memiliki makna historis dan filosofis yang mendalam.

Baca Juga :  Komunitas Corolla Purworejo Rutin Tebar Kebaikan di Bulan Suci Ramadan dengan Berbagi Takjil

​”Peringatan tanggal 22 Oktober bukan sekadar seremoni. Momen ini penting untuk meneguhkan peran santri menjaga NKRI dan merawat akhlak. Di era digital, santri dituntut melek zaman tanpa tercerabut dari tradisi pesantren,” tegas Kyai Muqorrobin.

​Beliau juga secara khusus mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk tetap kompak menjadikan momentum Hari Santri sebagai ajang refleksi diri sekaligus memupuk semangat berkhidmat kepada agama dan negara.

​Sebagai puncak dari rangkaian peringatan, Apel HSN yang akan dipadukan dengan pertunjukan Tari Kolosal dan pesta kembang api dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 bertempat di Alon-Alon Kanigoro. Kemeriahan HSN di Kabupaten Blitar nantinya akan ditutup dengan kegiatan partisipatif kemasyarakatan berupa Jalan Sehat dan Senam Massal Muslimat NU pada akhir Oktober mendatang.